Tekankan Rekrutmen Polri Bersih Calo, Karo SDM : Transparan Setiap Tahapan

IMG 20230505 WA0093
Karo SDM Polda Papua Barat Kombes Pol Sugandi,S.I.K.,M.Hum.(Foto : KENN)

Koreri.com, Manokwari-Perekrutan Bintara Polri Polda Papua Barat sudah pada tahapanĀ  pemeriksaan kesehatan tahap 1 mulai dari tanggal 4 sampai 13 Mei 2023.

Karo SDM Polda Papua Barat Kombes Pol Sugandi,S.I.K.,M.Hum mengatakan jumlah calon Bintara yang mengikuti pemeriksaa kesehatan tahap 1 sebanyak 2.837 orang.

“Jumlah tersebut terdiri dari 2.308 pria dan 529 wanita yang masuk dalam kategori Bintara Umum, Brimob, Pol air dan Kompetensi Khusus,” kata Kombes Pol Sugandi kepada wartawan di Mapolda Papua Barat, Jumat (5/5/2023).

Pemeriksaan kesehatan tahap 1 ini calon bintara polri terbagi dalam beberapa kloter setiap harinya berkisar antara 275 hingga 300 peserta yaitu pemeriksaan fisik luar antara lain kesehatan mata, telinga, tenggorokan dan lain sebagainya.

“Saya tekankan, pemeriksaan tiap tahapan baik dari pemeriksaan administrasi awal di tingkat polres hingga pemeriksaan di tingkat Polda Papua Barat, melibatkan pengawas internal dan eksternal (Ombudsman) dan Ikatan dokter Indonesia,” jelasnya.

“Prinsip rekrutmen yakni transparan, akuntabel, humanis, clear and clean dapat terwujud,” imbuhnya.

Tahapan pemeriksaan calon Bintara Polri Polda Papua Barat, kata Sugandi dilakukan secara maraton dan butuh kerja keras dari tim kesehatan untuk memeriksa semua calon siswa yang mengikuti perekrutan Bintara Polri. “Kita melakukan pemeriksaan secara maraton,” katanya.

Dirinya berpesan kepada orang tua dan para calon siswa bahwa selalu waspada terhadap adanya praktek penipuan dan calo.

“Dalam rekrutmen banyak tindak pidana yang terjadi salah satunya percaloan. Ada pihak-pihak yang menjanjikan untuk meluluskan menjadi anggota Polri,” pesannya.

Dikatakannya bahwa praktek penipuan tersebut yang sering terjadi dengan mengatasnamakan panitia bahkan ada yang mengatasnamakan Karo SDM Polda Papua Barat. “Masyarakat harus hati-hati terhadap praktek percaloan dan penipuan,” ungkapnya.

Kapolda Papua Barat selalu ketua panitia daerah menekankan kepada panitia, pengawas internal dan eksternal untuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai prosedur dan sesuai dengan prinsip yang telah ditetapkan Mabes Polri.

Polda Papua Barat menerapkan one day service dimana satu hari tes, langsung diumumkan hasilnya. Tidak ada menunggu sampai hari berikutnya. Hal ini menunjukkan prinsip transparan, akuntabel, humanis, clear and clean.

“Bagi masyarakat yang dihubungi dengan mengatasnamakan panitia ataupun Karo SDM yang menjanjikan kelulusan bisa melaporkan ke nomor aduan 0812 7059 0546 atau di nomor pengaduan Mabes Polri 0857 7376 0016,” pungkasnya.

KENN