Koreri.com, Ambon – Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena bersama OPD terkait meninjau dua rumah terdampak tanah longsor yang berada di wilayah itu.
Masing-masing di kawasan Gunung Nona tepatnya jalan Perumtel RT 001/RW 007 dan RT003/RW005 Bere-bere, Kota Ambon.
“Untuk lokasi longsor di 17 titik intinya tidak terjadi bencana yang terlalu besar. Hanya menimpa dua rumah di Gunung Nona dan Bere-bere,” ungkap Wattimena kepada awak media, Kamis (1/6/2023).
Dirinya berharap bahwa kondisi alam dengan tingkat curah hujan yang tinggi ini mesti menjadi perhatian bagi semua terutama warga masyarakat yang tinggal di tempat-tempat yang rawan bencana untuk lebih berhati-hati dan waspada.
“Kita pun bersyukur bahwa bencana longsor yang terjadi pada beberapa titik ini tidak jatuh korban jiwa. Tetapi dampak kepada masyarakat ini tetap menjadi perhatian kami Pemerintah Kota Ambon dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengambil langkah dalam mengatasi titik-titik longsor yang terjadi di daerah ini,” sambungnya.
Wattimena juga menyinggung soal izin membuat bangunan (IMB).
“Kalau ada yang membangun rumah tanpa IMB, kita akan hentikan untuk sementara dan melihat lokasi pembangunan rumah tersebut,” jelasnya.
Wattimena berharap adanya dukungan dari semua pihak mulai dari Pemerintah, RT dan RW untuk bersama-sama mengatasinya sebelum terjadinya bencana alam.
“Masyarakat harus tetap berhati-hati dan waspada,” pungkasnya
JFL
