Koreri.com, Biak – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (D3AKB) Kabupaten Biak Numfor menggelar Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik Hukum Sosial dan Ekonomi bertempat di Hotel Mapia, Selasa (6/6/2023).
Hadir pada kegiatan ini, Asisten I Sekda mewakili Bupati, Wakil Ketua DPRD Biak Anetha Kbarek beserta Yosmina Bukrsyom (anggota), Kepala DP3AKB, pimpinan organisasi wanita, pemerhati perempuan, kader partai politik, mantan caleg perempuan serta tamu undangan.
Kepala DP3AKB Biak Numfor Johanna Naap ketika ditemui membenarkan hal ini.
Dikatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan sosilisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi adalah sebagai ajang konsolidasi kaum perempuan terkait dengan hak-hak dasar perempuan Papua sebagai manivesto hak-hak dasar Orang Asli Papua (OAP) menghadapi pesta demokrasi tahun 2024.
“Tujuan yang lain juga yaitu melakukan pemetaan dan penjaringan perempuan berpotensi berbasis dapil dan strategi pemenangan perempuan, serta mengidentifikasi kebutuhan meteril dan non materil yang perlu disiapkan dalam mendukung perempuan (aksi affirmasi) dari pemerintah melalui DP3AKB Kabupaten Biak Numfor.
Menurutnya, upaya bersama dari DP3AKB dan juga perempuan yang berada di Kabupaten Biak Numfor untuk membangun strategi melalui pengaruh sutaman gender atau yang disebut PUG.
PUG ini dilakukan secara rasional tetapi juga sistematis untuk mewakili atau melalui kebijakan program dan memperhatikan pengalaman dari waktu-waktu yang lalu kemudian antisipasi dan juga kebutuhan dan permasalahan terkait dengan perempuan dan laki-laki ini lebih mengarah untuk memberdayakan perempuan khususnya di Kabupaten Biak Numfor.
“Oleh sebab itu dalam kegiatan ini ada partisipasi keterwakilan perempuan yang kia tahu sesuai dengan aturan ada 30% keterwakilan perempuan di DPRD tetapi juga di DPR Provinsi dan DPR RI,” kata Johanna.
Dijelaskan, dalam mempersiapkan perempuan menyongsong Pemilu 2024 maka DP3AKB tidak hanya membuat sosialisasi untuk memberikan pemahaman tetapi juga meningkatkan pemahaman bagi seluruh organisasi wanita yang ada. Tidak juga tertinggal partai politik yang hadir, juga dari DPRD, KPU tapi juga keterwakilan perempuan adat. Mudah-mudahan lewat kegiatan ini mereka bis termotivasi mempersiapkan diri dari sekarang menuju ke pemilu tahun 2024.
“Terakhir dari kegiatan ini ada komitmen bersama perempuan dukung perempuan baik dari KPU maupun organisasi wanita yang ada termasuk PKK, Dharma Wanita, tapi juga dari Perempuan Adat yang ada untuk bersama-sama memperhatikan perempuan di Kabupaten Biak Numfor yang sedang mendaftarkan diri ke KPU untuk siap masuk dalam bursa pemilu tahun 2024,” bebernya.
Menurutnya dilihat dari data KPU bahwa perempuan di kabupaten Biak Numfor lebih banyak dari laki-laki tetapi berdasarkan peraturan bahwa diberikan kuota hanya 30 persen.
“Oleh sebab itu kami berharap bisa lebih dari itu dan ini merupakan upaya-upaya yang dilakukan sehingga hari ini DP3AKB siap untuk bisa melakukan sosialisasi pada mereka. Saya berharap hari ini semua perempuan berkomitmen dilakukan bahwa perempuan harus memilih perempuan supaya perempuan juga bisa menduduki kursi legislatif sesuai kuota yang diberikan,” pungkasnya.
HDK
