as
as

Yosmina Bukorsyom Apresiasi Kehadiran Ikatan Perempuan Byak Wilayah Tabi

IMG 20230630 WA0005

Koreri.com, Jayapura – Mengawali pembentukan Badan Formatur Ikatan Perempuan Adat Byak “Bin Syowi Ro Sup Tabi” (wilayah Tanah Tabi), berlangsung ibadah syukur yang di gelar di gedung Gereja GKI Pniel Kotaraja, Kamis (29/6/2023).

Ibadah dihadiri masing – masing perwakilan yang ada di wilayah Tabi Pory Numbay.

Berkaitan dengan pembentukan tersebut, langsung mendapat apresiasi dari salah satu Anggota DPRD asal Kabupaten Biak Numfor Yosmina Bukorsyom, S.Hn, M.Si.

“Saya sangat mengapresiasi pembentukan ini,” ucapnya kepada Koreri.com, saat dikonfirmasi, Kamis (29/6/2023).

Kegiatan ini, menurut Yosmina, sangat luar biasa dimana semua perwakilan perempuan Biak atau Bin Syowi dari masing wilayah adat bisa hadir mengikuti ibadah syukur.

“Hari ini kita semua yang mempunyai jati diri sebagai perempuan Biak hadir untuk saling mengenal satu dengan yang lain,” sambungnya.

“Dan juga Badan Formatur yang telah dideklarasikan tadi agar kegiatan-kegiatan kedepan-nya nanti semoga dapat bekerja dengan baik dan lancar untuk menghimpun semua perempuan Biak yang ada di wilayah Tabi dan generasi yang akan datang,” lanjut Anggota Komisi l DPRD Biak Bidang Pemerintahan Hukum dan HAM yang turut hadir sebagai undangan.

Sebagai perempuan Biak, Yosmina siap memberikan dukungan dan support atas apa yang dilakukan Tim Formatur Ikatan Perempuan Biak Wilayah Tabi.

“Dan kami khususnya perempuan Biak yang ada di pulau Biak tetap akan mendukung dan memberikan sumbangsih pikiran-pikiran dalam membantu Babe Oser Bin Byak Ro Sup Tabi. Bukan saja di wilayah Tabi tetapi juga berlaku untuk 7 wilayah adat yang ada di Papua,” tandasnya.

Yosmina juga menambahkan bahwa saatnya perempuan Biak harus bangkit untuk mengenal jati dirinya.

“Sebagai perempuan Biak kita harus bangkit untuk mengenal jati diri sendiri walaupun saat ini kita telah dibagi menjadi beberapa provinsi. Kita tetap adalah satu sebagai perempuan Biak yang memiliki karakter dan jiwa kepemimpinan dan harus bangkit dari ketertinggalan untuk maju dan menjadi berkat bagi semua orang,” pungkasnya.

JOMA

as

as