Letakan Batu Pertama Pembangunan Pusat Kantor Pemprov PBD, Wapres : Perluas Jangkauan Pelayanan

IMG 20230717 WA0144
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin Meletakan Batu Pertama Pembangunan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya di Stadion Wombik Km 16, Kabupaten Sorong, Provinsi PBD, Senin (17/7/2023).(Foto : Istimewa)

as

Koreri.com,Sorong– Keberadaan sebuah institusi pemerintahan, baik di pusat maupun daerah seyogyanya harus mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai simbol keberadaan fisik, namun pelayanannya pun harus dirasakan manfaatnya secara langsung.

“Bukan hanya fisiknya, gedungnya, tapi pelayanannya itu yang harus efektif, efisien, dan benar benar. Walaupun ada gedung, tapi pelayanannya tidak bisa menjangkau, nah ini yang saya maksud. Karena itu, ini pelayanannya harus efektif kepada masyarakat,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam keterangan persnya kepada awak media usai menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Sentra Sarana Prasarana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya, di Stadion Wombik, Km 16 Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Senin (17/7/2023).

Dikatakan Wakil Presiden, saat ini Papua Barat Daya hadir menjadi provinsi termuda di Tanah Papua. Kehadirannya harus mampu menambah kontribusi positif yang diberikan kepada masyarakat.

“Kalau tadinya hanya satu di Papua Barat, sekarang sudah ada dua ya. Untuk Papua Barat Daya ini artinya bisa memperluas jangkauan pelayanan,” papar Wapres.

“Kalau dulu itu, sekian kabupaten kota ini dilayani satu kantor pemerintahan, sekarang dilayani dua kantor,” tambahnya.

Wapres kembali menegaskan bahwa dengan hadirnya Pusat Kantor Pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya ini, ke depan jangkauan pelayanan untuk masyarakat pun harus lebih diperluas jangkauannya.

“Jadi ini istilahnya, akan lebih banyak atau lebih dekat, [kalau sebelumnya] hanya sekian kabupaten yang sudah bisa dilayani, [sekarang lebih banyak] dengan dua kantor provinsi”, pungkas Wapres.

Hadir mendampingi Wapres dalam keterangan pers ini, Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pj. Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad, dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi.

RLS

as