as
as

Film Sepi Temukan Pagi: Kisah Pengabdian Anggota Polri di Pedalaman Papua Barat

Polda PB Film Sepi Temukan Pagi

Koreri.com, Manokwari – Film layar lebar ‘Sepi Temukan Pagi’ kerjasama Jan Enes Film dengan Polda Papua Barat yang disutradari Suklis Sianturi akan segera dilakukan proses syuting.

Hal itu terungkap saat digelarnya acara pisah sambut Wakapolda Papua Barat bertempat di Hotel Aston Niu, Manokwari, Rabu (7/11/2023).

Film yang mengisahkan tentang pengabdian Anggota Polri di pedalaman Papua Barat ini diperankan Lamek Dowansiba (Tokoh Literasi Papua Barat) yang melakoni sosok seorang Bhabinkamtibmas bernama Bripka Sepi.

Ia ditemani pemeran wanita Bripda Ella Marani, seorang Anggota Polwan Satker Itwasda Polda Papua Barat.

Sejumlah tokoh lainnya turut meramaikan diantaranya, komedian Epen Cupen dari Merauke, kemudian Komedian Yohanes Yewen dan Klemens Awi, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H, Kapolres Pegunungan Arfak Kompol Ishack Hosio, S.I.K serta sejumlah Bintara Polda Papua Barat.

Di film yang mengusung edukasi tentang literasi ini, Bripka Sepi sebagai Babinkamtibmas turut terlibat memainkan perannya membantu para guru di pedalaman Papua Barat dalam keterbatasan mereka untuk mengajar anak-anak di wilayah itu.

Sosok Bripka Sepi ini bukan saja sebagai seorang abdi negara Polisi tetapi juga turut terbeban mencerdaskan anak-anak usia bangku sekolah dasar demi mendorong mereka untuk meraih mimpi.

Film ini juga menggambarkan upaya peran Kepolisian dalam bertugas mengamankan kotak suara demi suksesnya tahapan Pemilu di pedalamaan.

Film yang mengambil lokasi di Anggi, Pegunungan Arfak ini direncanakan akan tayang perdana di bioskop XXI pada Januari 2024 mendatang.

Kapolda Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A mengatakan tujuan dari pembuatan film ini adalah sebagai bentuk pengabdian untuk Papua serta juga bisa mengangkat harkat dan martabat orang Papua sendiri.

“Kalau bisa harus diketahui oleh orang banyak melalui film ini. Karena nanti bisa disaksikan bagaimana pengabdian putra-putra Papua. (Film ini) Mengangkat orang Papua dengan pengabdiannya sebagai anggota Bhabinkamtibmas,” terangnya saat ditemui awak media seusai rilis, Selasa (7/11/2023).

Makna dari film ini, sambung Kapolda, adalah sebagai bentuk introspeksi dan pelajaran bagi masyarakat.

“Film ini nantinya selain memberikan introspeksi kepada kita juga memberikan pelajaran kepada khalayak ramai untuk diketahui bahwa masih banyak orang Papua khususnya yang anggota Polri yang mengabdi hingga di luar panggilan tugas. Itu yang mau kita publikasikan melalui film ini,” sambungnya.

Tak hanya itu, Kapolda menambahkan melalui film ini juga sebagai cara untuk menjual tentang keindahan Papua.

“Khususnya keindahan Papua Barat dan Papua Barat Daya yang begitu luar biasa itu hendaknya di diketahui juga oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan seluruh dunia karena memang Papua memiliki nilai jual yang sangat luar biasa,” pungkasnya.

KENN

as

as