Koreri.com, Tiakur – Pekerjaan proyek preservasi Jalan Pulau Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku kini memasuki tahap penyelesaian hotmix.
Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta memberikan apresiasi positif atas pekerjaan yang dilakukan PT Bumi Selatan Perkasa.
Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku, S. Bambang Widyarta, Kasatker Wil III Maluku, dan PPK 3.3 Maluku dan Kasubdit 2B Direktorat Preservasi Wilayah II Vici Hartawan Tjaja, meninjau langsung pekerjaan preservasi Jalan Pulau Babar, Selasa (21/11/2023).
Dalam kunjungan itu, Febry mengaku senang atas pekerjaan preservasi jalan Pulau Babar milik BPJN Maluku ini yang memasuki tahap penyelesaian.
Dia optimis sebelum masa kontrak berakhir 20 April 2024, pekerjaannya sudah rampung.
“Kita bisa selesaikan pekerjaannya sebelum tanggal 20 April 2024,” kata Direktur Utama PT Bumi Selatan Perkasa Sandra.
Kata dia, penyelesaian proyek multi year diperkirakan akan selesai sebelum target April 2024.
Proyek yang dibiayai dengan dana APBN sebesar Rp184.837.665.000 ini meliputi preservasi Tepa, Masbuar, Letwurung yang berada di Pulau Babar, MBD.
Proyek ini dimulai sejak 20 April 2022 dan akan berakhir masa kerjanya 20 April 2024.
“Masih tersisa pondasi. Hotmix juga dalam tahap penyelesaian. Sesuai kontrak semua pekerjaan harus selesai April 2024,” kata Sandra.
Untuk penggusuran, sambung dia, sudah tuntas 100 persen, tersisa pekerjaan pondasi (agrebat kelas B dan Kelas) dan hotmix.
“Semuanya tersisa beberapa kilometer saja, pekerjaan sudah bisa dituntaskan,” tandasnya.
Sandra berharap, proyek ini bisa selesai sebelum waktu kontrak April 2024. Sehingga bisa dimanfaatkan secara total oleh masyarakat dalam melaksanakan aktivitas keseharian maupun ekonomi.
RIL































