Koreri.com, Sorong- Sebanyak 31 tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilu serentak 14 Februari 2024 di Aifaf Raya, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya bakal direlokasi ke tempat yang aman.
Pasalnya, 5 Distrik di wilayah Aifat Raya yang merupakan tempat bekas kelompok kriminal bersenjata (KKB) bermarkas, bahkan menggangu masyarakat setempat masih masuk dalam kategori konflik rawan tinggi pemilihan umum serentak 2024 ini sehingga dihindari.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Barat Daya Andarias Kambu kepada wartawan di kantornya, Senin (8/1/2024) membenarkan rencanaka relokasi 31 TPS di 5 Distrik tersebut.
Menurut Andi Kambu, lokasi yang aman untuk direlokasi 31 TPS tersebut hanya di Kumurkek, Ibukota Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Akibat merasa tidak nyaman, lanjut Ketua KPU Andi Kambu menjelaskan bahwa masyarakat di 5 Distrik itu sudah mengungsi meninggalkan kampung mereka dan sekarang berada di Kumurkek.
“Kita relokasi kan ke Kumurkek supaya masyarakat yang punya hak pilih bisa gunakan hak mereka, itu menjadi fokus utama bagi kami karena wilayah itu lebih rawan,kita juga sudah diskusi dengan Pj Gubernur untuk dukungan pemerintah daerah dan keamanan disana,” sahut Andi Kambu kepada wartawan senin siang.
Ketua KPU Provinsi Papua Barat Daya itu menjamin ketika relokasi 31 TPS dengan jumlah pemilih lebih dari tiga ribu orang itu dapat memberikan hak politik mereka sehingga partisipasi pemilih meningkat.
“Justru semua pemilih ada di Kumurkek sehingga mereka dapat memilih dan partisipasi pemilih meningkat,” pungkasnya.
KENN
