Koreri.com, Jayapura – Kerukunan Keluarga Kawanua Rukun Maesaan Motoling Jayapura, Sentani dan Keerom menggelar ibadah Paskah 2024 bersama warga penghuni lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Sabtu (30/3/2024) sore.
Ibadah paskah yang berlangsung di Gereja Emaus Lapas Abepura dipimipin Ketua Rukun Motoling, Pdt. Yance Raunsay dihadiri penasehat, pembina dan pengurus serta warga jemaat binaan Lapas yang beragama Kristen.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Anak Didik (Binadik) Lapas Kelas IIA Abepura, Tingkos Sitanggang, mengucapkan terima kasih atas kunjungan keluarga Kawanua khususnya rukun Motoling Jayapura dan sekitarnya yang telah berbagi kasih bersama warga binaan setempat.
“Terimakasih, inilah langkah terbaik untuk pembinaan bagi warga di dalam Lapas Kelas IIA Abepura. Semoga ini membawa perubahan bagi warga binaan kami dengan hati yang sukacita,” kata Tingkos Sitanggang seusai ibadah.
Kedepan, kata Sitanggang, pintu gerbang Lapas dan hati warga binaan selalu terbuka untuk menerima pelayanan terbaik.
“Ya, kegiatan pelayanan seperti begini sangat baik sekali, meski tubuh mereka (Narapidana) terkunci dalam terali besi tapi roh mereka tidak ikut terpenjara (bebas),” ujarnya.
Penasehat Rukun Motoling, Max Sembung, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ibadah ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada warga jemaat binaan Lapas Abepura.
Max Sembung berpesan kepada warga jemaat Emaus Lapas Kelas IIA Abepura agar tetap bersyukur selama menjalani hukuman yang telah divonis hakim.
“Bagi para penghuni Lapas Abepura, saya bilang bersyukur dan ketika kalian (Narapidana) divonis maka disitulah perenungan kalian,” ujarnya.
“Terimakasih Tuhan sampai saat ini saya (Narapidana) masih ada, terimakasih Tuhan saya divonis sesuai apa yang saya lakukan dan saya percaya pasti Tuhan memberikan jalan keluar, kekuatan dan kemampuan untuk saya jalani proses hukum ini,” pesannya.
“Kita semua harus bersyukur karena apapun yang terjadi kepada kita adalah bagian dari rancangan Tuhan,” sambung Max Sembung.
Ketua Rukun Maesaan Motoling, Pdt. Yance Raunsay, mengatakan sangat bersukacita karena dalam rangka Paskah kebangkitan Tuhan Yesus tahun 2024, kerukunan Motoling dapat melaksanakan program pelayanan kasih bersama narapidana Lapas Abepura.
“Puji Tuhan, hari ini kami lakukan ibadah Paskah karena Tuhan memberkati rukun Motoling dimana bulan Desember 2023 lalu telah memberkati kampung Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan dan Paskah 2024 Rukun Maesaan Motoling Jayapura kembali memberkati saudara-saudara di Lapas Abepura,” kata Yance.
“Ya, kita Rukun Maesaan Motoling Jayapura, Sentani dan Keerom punya pergumulan untuk berdoa dan berbagi kasih kepada saudara-saudara kita yang ada di lapas Abepura,” ujarnya.
“Kita bersyukur dan bersukacita saya berterimakasih kepada pimpinan Lapas Abepura yang sudah membuka pintu untuk terima pelayanan ibadah paskah dari rukun Maesaan Motoling Jayapura dan sekitarnya,” sambung Yance.
Ia juga mengajak semua warga rukun Maesaan Motoling Jayapura, Sentani dan Keerom semakin terus memberkati orang banyak, memberkati tanah Papua, memberkati Kota Jayapura dimana lewat motto orang Minahasa “Sitou Timou Tumou Tou”.
“Ya, sesuai motto orang Minahasa “Sitou Timou Tumou Tou” Itu sudah kami lakukan dalam kepengurusan kami sampai akhir masa jabatan tahun 2025 untuk Motoling terus berkembang menjadi berkat bagi banyak, Motoling jadi alat dalam tangan Tuhan untuk berkat bagi nama Tuhan Yesus,” pungkasnya.
VER
