Raih Emas Kempo PON XXI, Begini Harapan Atlet hingga Manajer Tim

Atlet Kempo PBD Raih Emas
Atlet PBD Stevenly Rantung sukses meraih emas cabor Kempo kelas 70+ kg PON XXI Aceh – Sumatera Utara tahun 2024. Di laga final, Stevenly berhasil menumbangkan lawanya I Gede Sukariyasa asal Provinsi Bali dalam duel yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) KONI Aceh, Banda Aceh, Jumat (20/9/2024) / Foto : KENN

Koreri.com, Banda Aceh – Atlet Papua Barat Daya (PBD) Stevenly Rantung sukses meraih emas  dalam laga babak final cabang olahraga (cabor) Kempo kelas 70+ kg PON XXI Aceh – Sumatera Utara tahun 2024.

Di laga final, Stevenly berhasil menumbangkan lawanya I Gede Sukariyasa asal Provinsi Bali dalam duel yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) KONI Aceh, Banda Aceh, Jumat (20/9/2024).

Kepada Koreri.com seusai laga, Stevenly menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan Yesus.

“Kepada Tuhan Yesus, puji Tuhan, saya sudah berada di podium juara satu. Sebenarnya itu mustahil, tapi bagi Tuhan Yesus tidak ada yang mustahil,” ucapnya.

Stevenly juga menyampaikan harapannya kedepannya.

“Kedepannya saya harapkan cabor-cabor ini tolong diperhatikan Pemerintah daerah berupa  bantuan dana agar latihan para atlet bisa maksimal,” harapnya.

Stevenly juga mengakui meski berhasil meraih emas namun banyak kendala yang dihadapi pula.

“Kendala utama khususnya suplemen-suplemen untuk atlet belum dapat. Kemudian pada waktu latihan ada yang mengalami ke cedera namun dari KONI itu kurang perhatian. Jadi  suplemen itu kurang diperhatikan,” bebernya.

Stevenly pun berharap kedepannya, hal-hal seperti ini segera dibenahi sehingga bisa meraih hasil lebih maksimal lagi.

Pelatih Kepala Marcelino Pontoh mengakui terkait persiapan sejak awal, Stevenly layak mendapatkan medali emas.

“Maka kami targetkan dia meraih medali emas,” cetusnya.

Diakui Pontoh, perjuangannya tidak sia sia yang dilakukan sejak Februari hingga bertanding hari ini dan terbukti Stevenly meraih medali emas.

Pontoh pada kesempatan itu kembali mengingatkan janji Pemprov PBD untuk dukungan dana agar bisa diberikan lebih. Hal itu mengingat para atlet Kempo PBD ini memiliki pestasi yang luar biasa namun terpaksa gugur karena dicurangi wasit.

“Jadi harapan untuk Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya agar bisa menepati janjinya sebagaimana yang sudah dikatakan Pak Gubernur kepada setiap atlet yang juara akan dijanjikan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Apalagi atlet-atlet ini masih ada yang menganggur dan belum ada pekerjaan. Jadi kami berharap bisa diperhatikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Manajer Tim Kempo Gihon Numberi menyampaikan terkati dengan keberhasilan atlet Kempo meraih emas ini menjadi motivasi pihaknya secara khusus dan Provinsi Papua Barat Daya untuk fokus melakukan pembinaan dan pembenahan kedepannya.

Lanjutnya, PBD menurunkan lima atlet kempo yang bertanding nomor-nomor randori yang berbeda tapi hanya satu yang berhasil dan itu harus disyukuri.

“Karena ini adalah salah satu cabang olahraga yang tidak terukur. Dimana kita bisa menangkan dengan hasilnya yang sportif atau benar-benar mereka yang dapat. Bisa saja kita dicurangi dan itu terjadi pada beberapa atlet kita karena penilaian wasit yang memihak,” lanjutnya.

Gihon pun menyampaikan harapan agar KONI dapat memperhatikan cabor ini.

“Karena cabor ini dari masa ke masa yang namanya medali itu sudah menjadi langganan untuk kita. Maka kami butuh adanya dukungan terkait persiapan-persiapan seperti TC untuk event-event kedepan seperti tahun depan akan digelar kejuaran dunia pelajar dan mahasiswa di Bali. Maka kita sangat mengharapkan perhatian khusus pemerintah dalam hal ini KONI Papua Barat  Daya dalam memberikan dukungan penuh demi Kempo di daerah ini,” pungkasnya

KENN