Koreri.com, Ambon – IMM Kota Ambon Bidang Ekonomi melakukan dialog bertemakan “Perempuan Berkarya, Ekonomi Berdaya” yang berlangsung di Baileo Cafe, Poka, Jumat (25/4/2025).
Dialog dilaksanakan dengan tujuan untuk Kartini Masa Kini.
Ketua TP – PPK Kota Ambon Lisa Wattimena dihadirkan langsung bersama Anggota DPRD Promal Rimaniar. J Hetharian, Ketua DP TIDAR Maluku Gemelita Pattiradjawane, Pengawas Junior OJK Patricya. F V Pattipeylohy, para pengurus IMM Kota Ambon maupun kartini – kartini masa kini.
Dalam sambutan, Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena menyampaikan ucapan terima kasih bagi IMM Kota Ambon Bidang Ekonomi yang mana telah melakukan dialog ini.
“Jadi pada kesempatan hari ini, Kartini bukan hanya sebagai sebuah hari peringatan setiap tahunnya, tetapi lebih dari itu menjadi sebuah momentum bagi kita sebagai perempuan untuk merenungkan kembali semangat perjuangan yang luar biasa dari Raden Ajeng Kartini,” ungkapnya.
RA Kartini berani berjuang melawan batasan sosial, memperjuangkan pendidikan dan menyuarakan kesetaraan di tengah ketidakadilan pada zamannya. Dan bagaimana anak sebagai generasi bangsa bisa menjadi penerus yang akan memberikan masa depan yang baik bagi bangsa dan kota ini.
“Saya ingin mengingatkan kepada semua perempuan bahwa pada saatnya kita akan menjadi seorang ibu, dan sebagai ibu kita dituntut agar menjadi ibu yang hebat bagi anak kita kedepan,” imbuhnya.
Lisa lantas mengajak perempuan – perempuman masa kini untuk berkarya sesuai dengan talenta yang dimiliki, tidak hanya duduk diam.
“Kartini telah berjuang pada masanya, saatnya kita berjuang pada masa kita saat ini dengan terus belajar, terus mengembangkan diri, dan terus berkarya. Maka kita akan melahirkan masa depan bangsa Indonesia yang cerdas dan berbudi pekerti baik,” ajaknya.
Maka sebagai seorang perempuan dan seorang ibu, Lisa terinspirasi dengan semboyan Kartini, yakni “Aku Mau”,
Dua kata singkat ini memiliki arti yang sangat luas karena dapat membawa Kartini masa kini hadir sebagai pelopor emansipasi. Bukan dengan maksud perempuan akan mengalahkan laki-laki tetapi perempuan juga berhak untuk berkembang, belajar dan berkarya.
“Saat ini kita semua seharusnya bersyukur karena dengan perjuangan Kartini, sebagai perempuan kita dapat belajar dan berkarya di berbagai bidang, baik bidang pendidikan, politik, pemerintahan, ekonomi, sosial, budaya, maupun teknologi. inilah bentuk keikutsertaan kita dalam pembangunan untuk kemajuan bangsa,” tegasnya.
Di kesempatan itu Lisa kemudian mengutip perkataan RA Kartini,
“Dalam tangan anaklah terletak masa depan dan dalam tangan ibulah tergenggam anak yang merupakan masa depan itu”.
“Jadi ibu adalah pusat kehidupan rumah tangga, kepada mereka dibebankan tugas besar mendidik anak-anaknya, sehingga pendidikan akan membentuk budi pekertinya. Maka melintasi gunung keberatan dan kesusahan sehingga membuat kita mudah mencapai puncak gunung, dan dengan dua kata itu juga dapat membawa kita untuk berkarya bagi bangsa dan negara tetapi juga bagi Kota Ambon yang kita cintai Bersama,” pungkasnya.
Giat kemudian dilanjutkan dengan tanda tangan Deklarasi Kartini Masa Kini.
Adapun isi deklarasi :
Kami mendukung pemberdayaan perempuan, menolak segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual, mendorong terciptanya ruang yang aman dan setara, serta siap menjadi bagian dari perubahan.
JFL






























