Gubernur Mandacan Warning Oknum Kabag di Setwan PB: Miliki 5 Mobil Dinas

Gub DM Soroti Mobil Dinas

Koreri.com, Manokwari – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat disoroti Gubernur setempat Drs Dominggus Mandacan, M.Si.

Sorotan ini disampaikan orang nomor satu di Provinsi Papua Barat itu saat memimpin apel gabungan aparatur sipil negara (ASN) di lapangan apel kantor Gubernur, Arfai gunung, Senin (16/6/2025).

Ditegaskan Dominggus bahwa di Sekretariat DPR Papua Barat, ada oknum Kepala Bagian (Kabag) yang memiliki 5 kendaraan termasuk Mobil Dinas jenis Fortuner milik Pimpinan DPRP PB yang masih ditahan.

“Terutama ada satu bagian di Setwan itu, pak Sekwan segera tarik mobil Fortuner dari salah satu Kabag dan kasih kepada Wakil Ketua I Pak Makbon dan Wakil Ketua II Syamsudin Seknun,” tegasnya saat memberikan arahan dalam apel tersebut.

Menurut Gubernur, Mobil Fortuner aturannya digunakan untuk jabatan Pimpinan, bukan Kabag. Sehingga arahan yang disampaikannya, segera untuk ditindaklanjuti Sekwan DPRP juga BPKAD PB.

“Segera ditarik dan berikan kepada Pimpinan I dan II DPRP Papua Barat. Bawa mobil lima seperti itu nanti operasionalnya bagaimana? Sudah pasti banyak duit yang dikeluarkan untuk itu,” sorotnya.

Selain itu Gubernur juga menyoroti lima unit kendaraan dinas milik Disnakertrans PB yang tidak ada di kantor.

“BPKAD punya urusan untuk menertibkan ini. Aset kendaraan dinas ini harus kita tertibkan, OPD yang punya punya mobil lebih ditarik. Gubernur saja punya mobil dinas 1 saja kok. Waktu di masa akhir jabatan periode pertama itu saya satu kendaraan dinas karena saya juga adalah kepala suku besar Arfak yang perlu kendaraan operasional untuk menjaga keamanan masyarakat saya,” cetusnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRP Papua Barat  Hendra Fatubun, S.Hut yang dikonfirmasi mengaku pihaknya sementara memperbaiki data di internalnya.

“Jadi internal kami sementara memperbaiki pendataan. Dan memang khusus di Sekretariat DPR Papua Barat ini banyak sekali aset kendaraan dinas terutama itu yang ada di staf maupun di para mantan anggota DPR baik mantan pimpinan maupun anggota biasa,” akuinya.

Pihaknya lanjut Hendra sementara memperbaiki datanya guna memastikan siapa pihak pemegangnya kendaraan dinas.

“Siapa-siapa itu yang sementara saya kejar,” lanjutnya.

Hendra pun merespon langsung ketika disinggung soal target Gubernur dalam satu bulan ini.

“Saya pikir kalau mobil-mobil ini sebenarnya kalau mau dlihat lebih jelas banyak aset yang posisinya tidak ada di Manokwari khusus kendaraan dinas. Ini memang agak memerlukan waktu untuk harus diselesaikan. Dan tadi sambil ngobrol, saya sudah bicara dengan Kepala Keuangan dan Inspektorat bahwa nanti kami dalam waktu dekat akan segera tindaklanjuti instruksi  Gubernur tadi,” tegasnya.

Hendra memastikan akan berupaya dalam satu bulan ini sudah bisa menarik kendaraan-kendaraan dinas tersebut.

“Kami akan usahakan itu karena memang ada kebutuhan-kebutuhan di dalam Sekretariat sendiri maupun di DPR untuk melayani tugas-tugas di komisi yang dinamikannya sudah mulai dilakukan  sudah mulai banyak,” tambahnya.

Hendra juga tak menampik jika ada beberapa oknum pejabat yang memegang kendaraan dinas lebih dari satu.

“Dan sudah berupaya juga untuk meminta itu,” ujarnya.

KENN

Exit mobile version