6 Pengurus Wilayah PPPTS se-Tanah Papua Resmi Terbentuk, Begini Pesan Dr. Mofu

6 Pengurus Wilayah PPPTS TP3
Pelantikan 6 Pengurus Wilayah PPPTS-TP di Ballroom Athena Hotel Vega Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (4/7/2025) / Foto : KENN

Koreri.com, Sorong – Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta dan Yayasan se-Tanah Papua (PPPTS-TP) resmi membentuk sebuah organisasi.

Organisasi tersebut terbentuk di 6 Provinsi masing-masing Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Pelantikan 6 pengurus wilayah PPPTS se-Tanah Papua dihadiri Ketua LLDIKTI Wilayah XIV, Dr. Suriel Mofu, pimpinan perguruan tinggi swasta dan para pengajarnya.

Dr. Suriel Mofu dalam pernyataannya mengaku jika pembentukan forum se-Tanah Papua ini bertujuan untuk memperjuangkan persoalan perguruan tinggi swasta hingga ke tingkat  pusat.

Hal itu lantaran sebelumnya terbenturnya soal legalitas atau landasan hukum dalam memperjuangkan kepentingan PT swasta di daerah khususnya di Tanah Papua.

“Kita memang berhasil menemui Komisi X DPR RI sebanyak dua kali tapi tantangan utama pada saat berada disana adalah legal atau landasan hukum dari forum itu apa dan itu tidak ada. Dan oleh sebab itu, sangat berbahaya karena siapa yang mempertanggungjawabkan itu karena secara hukum forum itu tidak punya basis kuat,” akuinya.

Di sisi lain, lanjut Mofu, ada organisasi-organisasi besar lain tetapi tidak bisa bicara atas nama satu daerah karena harus bicara seluruh Indonesia.

“Dia tidak bisa mewakili satu daerah bicara di Jakarta, tidak bisa. Jadi kita harus punya organisasi sendiri yang bisa bicara untuk dan/atas nama Tanah Papua dan tidak ada yang mewakili kita,” tegasnya.

Berangkat dari pemikiran itu, Mofu kemudian mendorong beberapa orang atau pihak yang secara sukarela memberikan waktunya, tenaganya, bahkan biaya dikeluarkan mungkin  tanpa memungut iuran dari anggota .

“Artinya, tidak ada tagihan-tagihan untuk biaya fotokopi, untuk biaya urus ini dan itu  supaya bisa mendapatkan legal SK Kemenkum juga akte notaris. Dan itu dikerjakan oleh beberapa anggota kita yang secara sukarela melakukannya. Jadi prinsip bekerja seperti ini, belum terbentuk saja sudah model seperti begitu. Sukarela, percaya tim satu sama lain dan   memberikan apa yang bisa diberikan untuk kebaikan Bersama,” pujinya mengapresiasi.

Mofu menegaskan pula bahwa proses pelantikan 6 Pengurus Wilayah PPPTS se-Tanah Papua ini bukan biasa-biasa.

“Ini pelantikan yang dilakukan dalam sebuah acara resmi Kementerian, Rapat Kerja Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIV dan mungkin satu-satunya pelantikan di seluruh Indonesia yang dilakukan dalam acara resmi seperti ini. Kita beri ruang untuk itu,” tegasnya,

Olehnya itu, dengan adanya organisasi ini, dengan kepengurusan yang lengkap dan sudah ada di tiap daerah maka sekarang bagaimana cara untuk bisa menjalankan organisasi ini dan bagaimana organisasi ini bisa berkelanjutan, tidak orang bilang panas-panas tahi ayam.

Maka agar supaya sebuah organisasi bisa berkelanjutan, Mofu menekankan 3 aspek penting yang berkaitan dengan hal itu.

“Pertama, sustainability yang artinya berkelanjutan secara terus menerus. Kemudian, bagaimana supaya bisa berkelanjutan? Dia harus accountable, harus ada akuntabilitas disitu. Apa itu akuntabilitas? Akuntabilitas artinya dapat dipertanggungjawabkan. Bagaimana supaya bisa dapat dipertanggungjawabkan? Dan ini bagian yang paling penting. Supaya bisa dipertanggungjawabkan, harus ada trust. Apa itu Trust? Trust itu kepercayaan,” tekannya.

Karena itu, sebuah organisasi yang ada kepercayaan tingkat dewa itu berarti organisasi itu akuntabel dan sustainable atau berkelanjutan.

“Intinya tidak ada orang mencari keuntungan disitu, tapi yang ada bagaimana kebaikan bersama bisa dicapa, keuntungan bersama, tidak ada menang sendiri disitu. Ini menjadi sesuatu yang harus direnungkan baik-baik. Supaya bisa sustainable, harus accountable. Supaya bisa accountable harus ada trust,” pungkasnya.

KENN