Janji BTM-CK:  Rekreasi Baru, Pinjaman Tanpa Bunga, dan Embarkasi Haji Papua

BTM CK Janji Politik

Koreri.com, Jayapura – Usai melakukan safari politik di wilayah Saireri selama sepekan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM) dan Constant Karma (CK) kembali ke Kota Jayapura untuk melanjutkan konsolidasi akar rumput.

Di tengah padatnya agenda, BTM–CK menyempatkan diri turun langsung ke Kelurahan Gurabesi, menjaring aspirasi masyarakat terkait kebutuhan nyata di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur.

“Kalau saya dan Pak Constant terpilih, kami ingin tahu langsung dari masyarakat: program apa yang paling dibutuhkan? Jangan kami menebak-nebak dari atas. Kami turun dan mendengar,” ujar BTM saat berdialog dengan warga, Jumat (25/7/2025).

BTM: Jaga Papua Aman, Toleran, dan Bermartabat

Dalam pernyataannya, BTM menegaskan prioritas utamanya jika terpilih nanti: menjaga keamanan dan memperkuat toleransi antarumat beragama.

“Saya ingin Papua tetap damai, aman, dan penuh toleransi. Bagi saudara-saudara umat Muslim, saya akan minta kepada Menteri Agama untuk menambah kuota haji bagi Papua,” tegasnya.

BTM juga menjanjikan pembangunan asrama haji terbesar di Indonesia Timur, lengkap dengan fasilitas manasik haji, serta memperjuangkan agar Papua mendapat embarkasi haji khusus yang terpisah dari Makassar.

“Papua sudah terbagi jadi enam provinsi. Kita harus punya jalur sendiri: dari Jayapura langsung ke Jeddah,” imbuhnya.

Program Sosial: UMKM, Rekreasi, dan Pemakaman Gratis

BTM juga mengangkat program-program yang telah ia inisiasi saat menjabat Wali Kota Jayapura, seperti pemakaman umum gratis seluas 10 hektare di Buper Waena dan pembagian seragam batik kepada warga.

Ke depan, ia menjanjikan pembangunan tempat rekreasi rakyat di depan Kantor Gubernur, mirip dengan Pantai Losari di Makassar, sebagai destinasi wisata dan ruang usaha bagi pedagang lokal setiap akhir pekan.

Mama-mama penjual ikan, sayur, kue, pinang, dan ikan asap akan kita bantu. Saya akan simpan dana di bank dan mereka bisa pinjam tanpa bunga. Ini bantuan tanpa beban,” ujarnya disambut tepuk tangan warga.

Constant Karma: Perubahan Harus Dimulai dari Puncak

Calon Wakil Gubernur, Constant Karma, menegaskan bahwa perubahan nyata harus dimulai dari pucuk pimpinan.

“Papua tidak boleh jalan di tempat. Kita harus berubah, dan perubahan itu dimulai dari Gubernur dan Wakil Gubernur. Kalau puncak sudah berubah, pemimpin di kabupaten/kota akan ikut,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya ketertiban dan keamanan sebagai syarat utama bagi pembangunan yang menyentuh semua lapisan masyarakat.

“Kita butuh Papua yang damai, agar anak-anak bisa sekolah dengan baik, mama-mama bisa berdagang tenang, dan semua orang hidup tentram,” pungkas Constant

TIM