DPMPTSP PBD Dorong Akselerasi Investasi, 4 Hal Ini Jadi Fokus Utama

IMG 20251128 WA0023
Giat coffee morning yang dirangkai dengan rakor oleh DPMPTSP PBD dalam rangka memperkuat sinergi antarinstansi dalam percepatan investasi di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Kamis (27/11/2025) / Foto : Suzan

Koreri.com, Sorong — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Papua Barat Daya (PBD) menggelar coffee morning yang dirangkai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka memperkuat sinergi antarinstansi dalam percepatan investasi di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Pembangunan Berkelanjutan melalui Penguatan Sinergi dan Kolaborasi”.

as

Mewakili Gubernur, Asisten II Jhony Way menegaskan komitmen Pemprov PBD untuk menghadirkan iklim investasi yang kondusif, layanan perizinan terpadu, serta penguatan peran DPMPTSP sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Pemerintah disebut terus mendorong Papua Barat Daya menjadi wilayah yang maju, mandiri, dan sejahtera melalui pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kaitannya dengan itu, rakor menetapkan empat fokus utama: penyatuan regulasi perizinan sesuai NSPK pusat, peningkatan kualitas layanan investasi, penguatan integrasi layanan berbasis teknologi, serta optimalisasi peran DPMPTSP sebagai akselerator investasi daerah.

Sejumlah sektor unggulan turut disoroti sebagai prioritas investasi, mulai dari perikanan–kelautan, pariwisata, pertanian–perkebunan–peternakan, industri pengolahan, ekonomi kreatif–UMKM, hingga pembangunan infrastruktur dasar.

Sekretaris DPMPTSP PBD Herry Widjasena, menyebut kegiatan ini menjadi momentum penguatan kolaborasi multipihak antara pemerintah, pelaku usaha, instansi vertikal, hingga lembaga keuangan.

Selain memperkuat komitmen bersama, rakor juga menjadi ruang diskusi untuk menyampaikan hambatan dan peluang investasi di Papua Barat Daya.

Pemprov PBD menegaskan layanan perizinan akan terus diarahkan lebih cepat, transparan, dan berintegritas, sehingga memberikan kepastian bagi investor dan pelaku usaha lokal.

Melalui kegiatan ini, DPMPTSP berharap akselerasi penanaman modal dapat menjadi motor penggerak utama pembangunan Papua Barat Daya.

ZAN