Bantu 17 Pengusaha Homestay, Pemprov PBD Dorong Layanan Maksimal ke Wisatawan

Gub PBD Bantuan ke 17 Pengusaha Homestay
Gubernur Elisa Kambu saat menyerahkan bantuan stimulan secara simbolis kepada 17 pengusaha homestay di aula Lantai 3 Kantor Pemerintahan PBD, Kota Sorong, Sabtu (21/2/2026) / Foto : KENN

Koreri.com, Sorong – Untuk mendorong pelayanan maksimal kepada para wisatawan yang berkunjungan ke Papua Barat Daya, Pemerintah Provinsi terus memberikan pembinaan kepada para pengusaha homestay.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov PBD melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan stimulan berupa bantuan barang kepada 17 pengusaha homestay di 6 Kabupaten/Kota.

Bantuan barang tersebut diserahkan langsung Gubernur Elisa Kambu didampingi Pj Sekda Yakop Karet dan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Yusdi Lamatenggo di Aula lantai 3 Kantor Pemerintahan setempat, Sabtu (21/2/2026).

“Jadi kita ini jangan hanya berhenti pada janji. Program ini harus kita kembangkan bersama. Bantuan yang diberikan jangan dipandang sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai stimulan agar usaha-usaha kita bisa tumbuh dan berkelanjutan,” imbuh Gubernur Elisa Kambu.

Pihaknya berharap, seiring dengan peningkatan kunjungan wisatawan baik turis mancanegara maupun Nusantara dapat memberi dampak ke daerah ini untuk semakin berkembang.

Gubernur menegaskan bahwa Pemprov PBD memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengampanyekan potensi wisata daerah ini ke tingkat nasional maupun internasional.  Promosi arus dilakukan secara konsisten agar semakin banyak orang mengenal, penasaran, dan akhirnya datang berkunjung.

“Namun yang paling utama dan harus menjadi komitmen bersama adalah memastikan daerah ini aman. Keamanan adalah prioritas pertama. Tanpa rasa aman, mustahil orang akan datang dan merasa nyaman,” tegasnya.

Yang kedua, lanjut Gubernur adalah kualitas layanan. Baginya, kualitas tidak selalu identik dengan fasilitas mewah tapi dimulai dari hal-hal sederhana seperti lingkungan yang bersih, keaslian alam yang terjaga, suasana yang nyaman, serta keramahan dalam pelayanan.

“Cara kita menyapa tamu, memberi ruang, dan membuat mereka merasa dihargai itulah yang akan meninggalkan kesan mendalam. Dan jika ini kita kerjakan secara masif dan konsisten maka jangan takut, karena orang akan datang dengan sendirinya,”dorongnya.

Gub PBD Bantuan ke 17 Pengusaha Homestay2
Para pengusaha homestay pose bersama Gubernur PBD Elisa Kambu / Foto : KENN

Meski diakui saat ini kunjungan belum terlalu ramai, namun patut disyukuri karena Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong telah ditetapkan sebagai bandara internasional sejak 8 Agustus 2025.

“Ini peluang besar. Dan target jangka pendek kita adalah penambahan terminal, agar ke depan memungkinkan adanya penerbangan langsung dari dan ke luar negeri secara reguler. Saat ini fasilitas sudah tersedia, namun penerbangan reguler internasional belum berjalan. Jika nanti penerbangan reguler dibuka, kita harus siap. Jangan sampai lonjakan penumpang justru membuat pelayanan tidak maksimal dan menurunkan kenyamanan,” sahutnya.

Karena itu, Gubernur mengajak anak-anak muda untuk bangkit dan mulai bergerak.

“Jangan mudah terpengaruh ajakan yang mengarah pada keributan atau tindakan yang tidak produktif. Kemajuan hanya lahir dari kerja keras, fokus, keseriusan, dan ketekunan,” pintanya.

Gubernur juga meminta Kepala Dinas Pariwisata untuk mendata seluruh homestay di PBD termasuk tingkat keterisiannya. Menurutnya, data itu penting untuk mengetahui posisi daerah ini.

“Jika jumlah homestay banyak tetapi tingkat hunian rendah, berarti ada yang perlu diperbaiki. Sebaliknya, jika tingkat hunian tinggi, itu peluang untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana. Kita bisa menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk skema bagi hasil, untuk meningkatkan standar pelayanan dan fasilitas. Tujuannya satu agar wisatawan betah dan ingin Kembali,” harapnya.

Gubernur juga meminta perhatian Ketua Kadin agar dapat menjadwalkan kunjungan promosi ke berbagai tempat. Promosi tidak cukup hanya menunggu orang datang, tetapi pihaknya juga harus aktif mendatangi, melihat peluang, dan membangun jejaring.

Secara pribadi, Gubernur menyampaikan rasa hormat, bangga, dan apresiasi kepada semua yang telah berkomitmen membangun sektor pariwisata ini.

“Saya berharap saudara-saudara menjadi agen perubahan dan teladan bagi generasi muda lainnya. Mari kita bekerja bersama, menjaga keamanan, meningkatkan kualitas layanan, dan membangun masa depan Papua Barat Daya yang lebih maju dan bermartabat,” pungkasnya.

KENN