Koreri.com, Sorong – Penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda penerus bangsa.
Untuk itu, diperlukan langkah nyata dan kolaboratif dalam mencegah serta memberantas peredaran narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
Kaitan dengan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Rylich Panorama Hotel Sorong, Senin (11/5/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 330 peserta yang terdiri dari pelajar tingkat sekolah menengah atas dan mahasiswa di Kota Sorong.
Mengusung tema “Generasi Papua Cemerlang Tanpa Narkoba”, sosialisasi ini bertujuan memberikan wawasan serta pemahaman kepada generasi muda tentang bahaya narkotika, sekaligus membentuk mereka sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan.
Penjabat Sekretaris Daerah Rudy R. Laku, S.Pi., M.M., dalam membacakan sambutan Wali Kota Sorong, menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap penyebaran narkoba di kalangan anak muda.
“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana kita bisa mengharapkan terwujudnya Generasi Emas Papua 2045 jika saat ini narkoba sudah menjangkau anak-anak muda. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Wali Kota menekankan bahwa upaya pencegahan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, lingkungan, hingga tokoh agama dan masyarakat.
“Pencegahan adalah langkah terbaik. Kita harus memastikan generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Peran aktif semua pihak sangat dibutuhkan agar anak-anak kita tetap berada di jalur yang positif,” lanjutnya.
Menurutnya, edukasi harus diperkuat melalui berbagai pendekatan, termasuk pembinaan keagamaan di gereja dan masjid, serta kegiatan positif seperti olahraga dan seni.
Hal ini penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif di era kemajuan teknologi dan arus informasi yang semakin bebas.
“Kemajuan teknologi membuat akses informasi, termasuk tentang narkoba, semakin mudah. Karena itu, edukasi dan pengawasan harus ditingkatkan agar generasi muda mampu bersikap bijak dan menjalani hidup sehat,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan memerangi narkoba tidak hanya bergantung pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan yang berkelanjutan.
“Tidak hanya penindakan, pencegahan jauh lebih penting. Kita ingin anak-anak kita memiliki masa depan yang cerah dan siap menyongsong Generasi Emas Papua 2045,” tegasnya.
Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Sorong untuk bersama-sama berkomitmen memerangi narkoba.
“Masa depan kalian ditentukan oleh apa yang kalian lakukan hari ini. Jika kalian mampu mengatakan tidak pada narkoba, maka masa depan yang baik akan menanti. Tapi jika tidak, masa depan suram bisa menjadi kenyataan. Jangan pernah mencoba,” pesannya kepada para peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda Kota Sorong semakin sadar akan bahaya narkoba serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan, demi masa depan yang lebih baik.
ZAN












