Koreri.com, Ambon – Anggota DPR RI Dapil Maluku Saadiah Uluputty hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Leadership Camp to School Gelombang I yang diselenggarakan oleh Pemuda ICMI Maluku di Balai Diklat Pertanian Maluku, Ambon, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari program kaderisasi tahunan Pemuda ICMI Maluku tersebut bertujuan mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan melalui penguatan karakter, peningkatan kapasitas diri, serta pengembangan potensi kepemimpinan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Ambon.
Dalam sesi yang berlangsung interaktif, Saadiah membawakan materi mengenai dampak pemanasan global dan perubahan iklim terhadap lingkungan. Di hadapan para peserta, ia menekankan pentingnya kesadaran generasi muda terhadap berbagai persoalan lingkungan yang saat ini semakin nyata dirasakan masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan seperti Maluku.
Menurut Saadiah, perubahan iklim bukan lagi sekadar isu global yang jauh dari kehidupan sehari-hari, melainkan telah menjadi kenyataan yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Perubahan pola cuaca yang sulit diprediksi, meningkatnya intensitas bencana alam, hingga terganggunya keseimbangan ekosistem merupakan beberapa dampak yang kini semakin sering dirasakan.
“Generasi muda adalah pewaris masa depan. Karena itu, mereka harus memahami persoalan lingkungan sejak dini dan mengambil peran aktif dalam menjaga keberlanjutan bumi untuk generasi yang akan datang,” ujar Saadiah.
Ia menjelaskan bahwa berbagai aktivitas manusia, seperti penebangan hutan secara berlebihan, kerusakan ekosistem, serta kebiasaan membuang sampah sembarangan, menjadi faktor yang mempercepat perubahan iklim dan degradasi lingkungan.
Oleh sebab itu, edukasi lingkungan harus terus diperkuat agar generasi muda memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam.
Saadiah juga menilai kegiatan seperti Leadership Camp to School sangat penting karena memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan karakter kepemimpinan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas wawasan mengenai berbagai isu strategis yang akan mereka hadapi di masa depan.
Selain mendapatkan materi kepemimpinan, para peserta juga dibekali pemahaman tentang tantangan global, termasuk isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang membutuhkan peran aktif generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, Saadiah berharap lahir generasi muda Maluku yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, kepedulian sosial yang tinggi, serta komitmen untuk menjaga lingkungan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
JFL
