Terima Sejumlah Aspirasi, Sase Prioritaskan Rumah Literasi di Kampung Hokut

IMG 20260606 WA0107
Wakil Ketua II DPRP Papua Barat Syamsudin Seknun,S.Sos.,S.H.,M.H bersilaturahmi dengan konstituennya di Kampung Hokut, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Sabtu (6/6/2026). Foto/ KENN

Koreri.com, Bintuni– Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat Syamsudin Seknun,S.Sos.,S.H.,M.H komitmen mendorong sektor pendidikan bagi generasi muda di daerah pemilihannya.

Keseriusan wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Papua Barat III, Kabupaten Teluk Bintuni bukan sebatas kata-kata tapi dilanjutkan dengan mengambil langkah-langkah tindakan nyata.

Dalam pertemuan bersama konstituennya di Kampung Hokut, Sase sapaan akrabnya, menegaskan untuk merealisasikan sejumlah program prioritas yang dibutuhkan masyarakat. Salah satu diantaranya pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) guna meningkatkan penerangan dan keamanan lingkungan di Kampung Hokut.

Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius. Melalui program Papua Barat Cerdas yang merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Papua Barat, bantuan pendidikan mulai disalurkan kepada masyarakat. Syamsudin juga telah meminta pemerintah kampung Hokut untuk mendata kembali anak-anak yang belum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun yang sedang menempuh studi agar dapat diperjuangkan melalui jalur aspirasi.

“Anak-anak kita yang belum kuliah harus kita dorong untuk melanjutkan pendidikan, dan yang sudah kuliah segera melengkapi data agar bisa kita perjuangkan,” kata Sase kepada wartawan usai bersilaturahmi dengan warga Kampung Hokut, Sabtu (6/6/2026).

Dalam dialog bersama masyarakat, turut mengemuka kekhawatiran terkait dampak kemajuan teknologi terhadap anak-anak. Tingginya ketergantungan pada handphone dan permainan digital dinilai telah memengaruhi fokus belajar, terutama dalam penguasaan kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

Maka diusulkan pembentukan rumah literasi sebagai solusi edukatif. Rumah literasi ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran bagi anak-anak agar lebih fokus pada pendidikan serta mengurangi ketergantungan terhadap gadget.

Politisi muda partai NasDem itu menyambut baik usulan tersebut dan menegaskan bahwa penguatan literasi akan menjadi salah satu prioritas ke depan. Kordinator komisi DPRP yang membidangi pendidikan itu mendorong agar rumah literasi dapat dibentuk secara resmi dalam bentuk yayasan atau lembaga pendidikan non formal.

“Kita akan mulai dari tahun ini dengan menyiapkan administrasi dan konsep kelembagaan, sehingga program ini bisa berjalan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui berbagai program yang dirancang, diharapkan Kampung Hokut dapat mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi infrastruktur, pendidikan, maupun kualitas sumber daya manusia.

KENN

Exit mobile version