Koreri.com, Ambon – Kepala SMP Negeri 18 Ambon Elmy Samallo, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak melalui pola asuh yang baik.
Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang menghadirkan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon Lisa Wattimena bersama jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Elmy Samallo mengucapkan selamat datang sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Lisa Wattimena yang telah meluangkan waktu untuk memberikan edukasi kepada para orang tua, guru, dan siswa-siswi SMPN 18 Ambon.
“Atas nama keluarga besar SMP Negeri 18 Ambon, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu Lisa Wattimena bersama Tim Penggerak PKK Kota Ambon yang telah berkenan hadir di tengah-tengah kami,” ucapnya.
Elmy menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut sejatinya telah direncanakan sejak semester lalu. Namun, karena adanya penyesuaian jadwal, termasuk agenda narasumber yang berada di luar daerah, pelaksanaannya beberapa kali tertunda hingga akhirnya dapat dilaksanakan.
“Kami percaya bahwa semua ini terjadi sesuai dengan rencana Tuhan sehingga hari ini menjadi waktu yang tepat bagi kita semua untuk memperoleh pembelajaran yang sangat berharga,” imbuhnya.
Menurut Elmy, pelaksanaan sosialisasi ini juga dirangkaikan dengan ungkapan syukur atas Hari Ulang Tahun ke-29 SMPN 18 Ambon yang diperingati pada 29 Juni lalu. Perayaan tahun ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya sekolah memperingati hari jadinya secara sederhana namun penuh makna.
“Kami tidak membuat perayaan yang besar, tetapi memilih mengisinya dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi orang tua, guru, dan peserta didik,” jelasnya.
Elmy menilai materi mengenai pola asuh anak dan pencegahan kekerasan sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Menurutnya, keluarga memiliki peran utama dalam membentuk kepribadian anak, sementara sekolah dan masyarakat menjadi mitra dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang mereka.
“Pola asuh yang baik di lingkungan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kepribadian, dan masa depan anak. Demikian pula upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi tanggung jawab bersama, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” tegasnya.
Karena itu, Elmy mengajak seluruh orang tua, guru, dan peserta didik untuk mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh agar materi yang disampaikan dapat menjadi bekal dalam mendampingi anak-anak di rumah maupun di sekolah.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat yang besar bagi kita semua dan menjadi langkah bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih bagi anak-anak kita,” tutup Elmy Samallo.
JFL
