oreri.com, Ambon – Dinas Perikanan Kota Ambon menyalurkan bantuan produk olahan ikan kepada keluarga berisiko stunting sebagai bagian dari program intervensi sensitif penanganan stunting di Kota Ambon tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (17/9/2026) dan dihadiri Ketua TP-PKK Kota Ambon, Ketua TP-PKK Kecamatan Teluk Ambon, Raja Negeri Laha, Ketua TP-PKK Negeri Laha, serta keluarga penerima bantuan.
Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Henly C. Simatauw, S.Pi, dalam sambutannya mengatakan sektor perikanan memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya melalui penyediaan sumber protein hewani berkualitas.
Menurutnya, potensi perikanan lokal perlu dimanfaatkan melalui diversifikasi pangan yang dapat diterima dan digemari anak-anak.
“Melalui program ini, kami berupaya mengoptimalkan potensi perikanan lokal dalam bentuk produk pangan yang kaya protein dan omega-3, sekaligus membantu memperbaiki pola konsumsi harian balita,” ujar Henly.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya terpadu Pemerintah Kota Ambon dalam mempercepat penurunan risiko stunting, dengan sasaran langsung pada keluarga yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.
Henly melaporkan, bantuan produk olahan ikan berupa 400 paket nugget disalurkan kepada 176 kepala keluarga (KK) yang tersebar pada delapan negeri, desa, dan kelurahan di Kota Ambon.
Rinciannya, yakni:
Negeri Latu Hala: 12 KK, 24 paket nugget.
Kelurahan Nusaniwe: 20 KK, 60 paket.
Negeri Batu Merah: 22 KK, 44 paket.
Kelurahan Karang Panjang: 23 KK, 46 paket.
Negeri Halong: 16 KK, 32 paket.
Desa Nania: 25 KK, 72 paket.
Kelurahan Tihu: 4 KK, 12 paket.
Negeri Laha: 55 KK, 110 paket.
Henly menyampaikan, kegiatan intervensi gizi tersebut dibiayai melalui DPA Dinas Perikanan Kota Ambon Tahun Anggaran 2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP-PKK Kota Ambon, pemerintah dan TP-PKK Negeri Laha, jajaran Pokja 3 TP-PKK Kota Ambon, serta kader Posyandu Negeri Laha atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak,” katanya.
Henly menegaskan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga, pemerintah, kader kesehatan, serta masyarakat.
“Mari bersama kita konsumsi ikan demi mewujudkan generasi Negeri Laha yang sehat, cerdas, kuat, dan bebas stunting,” pungkasnya.
JFL
