Zeth Pormes Ajak Warga Maluku Waspadai Bahaya Bakar Lahan Sembarangan

IMG 20261013 161908

Koreri.com, Ambon — Ketua PD Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Maluku, Zeth Pormes, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca panas dan lingkungan yang kering.

Ajakan tersebut disampaikan Zeth di Ambon, Senin (12/10/2026), sebagai bentuk kepedulian AMPG terhadap keselamatan masyarakat sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Maluku.

Zeth mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, membuang puntung rokok sembarangan, maupun melakukan pembakaran sampah tanpa memperhatikan aspek keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari pembakaran sampah, terutama saat cuaca panas dan kondisi lingkungan kering,” kata Zeth kepada wartawan.

Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan dapat berawal dari tindakan yang dianggap sepele. Jika tidak segera dikendalikan, api berpotensi menjalar ke vegetasi kering, kawasan hutan, hingga permukiman warga dan menimbulkan kerugian besar.

Ia menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menggunakan api, terutama di sekitar hutan, lahan terbuka, dan kawasan permukiman.

Zeth juga mengingatkan bahwa puntung rokok yang masih menyala dapat memicu kebakaran apabila mengenai rumput atau material kering. Demikian pula pembakaran sampah yang dilakukan sembarangan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan kering.

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Jangan sampai kelalaian kecil justru memicu kebakaran besar yang berdampak pada banyak orang. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan agar tetap aman,” ujarnya.

Selain mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, Zeth meminta warga segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di kawasan hutan dan lahan.

Menurutnya, laporan sejak dini sangat penting agar petugas dapat segera mengambil langkah penanganan sebelum api meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan informasi serta menyebarluaskan pesan pencegahan merupakan bagian penting dari upaya menekan risiko karhutla di Maluku.

AMPG Provinsi Maluku, lanjut Zeth, mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui tindakan nyata, mulai dari menghindari pembakaran terbuka hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

“Kalau kita peduli terhadap lingkungan, maka pencegahan harus dimulai dari diri sendiri. Jangan membakar lahan sembarangan dan segera laporkan jika menemukan titik api. Langkah sederhana ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dan lingkungan kita,” tegasnya.

Zeth berharap, imbauan tersebut dapat meningkatkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan dan berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Maluku.

AMPG Maluku menegaskan bahwa pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab petugas, melainkan membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat.

JFL