Rutasouw Minta Pemda Waspadai Lonjakan Harga Cabai

IMG 20261020 090502

Koreri.com,.Ambon – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Drs. Julius M. Rutasouw, meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan pasokan dan harga pangan menyusul lonjakan harga cabai rawit yang mencapai Rp180 ribu hingga Rp200 ribu per kilogram.

Kepada media, Senin (19/10/2026), Julius mengatakan, tingginya harga cabai perlu menjadi perhatian serius, terutama di tengah ancaman kemarau berkepanjangan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi mengganggu produksi pertanian.

Menurutnya, ketergantungan Maluku terhadap pasokan komoditas dari luar daerah membuat ketersediaan dan harga pangan rentan terhadap gangguan produksi maupun distribusi.

Ia mendorong pemerintah memperkuat koordinasi lintas instansi, memantau ketersediaan bahan pangan strategis, serta meningkatkan produksi pertanian lokal untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Julius juga berharap langkah antisipasi tersebut dimasukkan dalam perencanaan program dan anggaran pemerintah daerah tahun 2027.

“Sediakan payung sebelum hujan. Pemerintah daerah perlu memperkuat pengawasan dan mengambil langkah pencegahan agar ketersediaan bahan pangan tetap terjaga, sehingga potensi lonjakan harga tidak semakin membebani masyarakat Maluku,” tegasnya.

JFL