Koreri.com, Langgur (5/3) – Mulai 7 Maret, rute penerbangan perintis dari Bandara Karel Satsuitubun Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara ke Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kisar di Kabupaten Maluku Barat Daya, resmi beroperasi.
Selain Langgur – Saumlaki – Kisar dan berakhir di Ambon dengan jadwal penerbangan pukul 09.00 WIT turut dioperasikan pula rute Langgur – Larat – Langgur yang berangkat pukul 07.00 WIT.
“Rute-rute ini sudah mulai dibuka dan efektif beroperasi pada 7 Maret nanti,” ungkap Kepala Tata Usaha Bandara Karel Satsuitubun Langgur, Mohammad Agus Suharsono yang dikonfirmasi, Minggu (4/3/2018).
Terkait jadwal keberangkatan, rute-rute tersebut beroperasi setiap hari Rabu. Hal ini berbeda dengan tahun lalu setiap hari Selasa.
“Jadi nantinya setiap hari Rabu dan ini juga sesuai permintaan dari masyarakat karena bertepatan dengan jadwal kapal feri makanya kita undur ke hari Rabu,” cetusnya.
Untuk pesawatnya, diakui Agus, masih menggunakan tipe yang sama jenis LET 410 buatan Rusia seperti tahun kemarin dengan kapasitas sebanyak 15 kursi
Lanjut Agus, dalam penerbangan pesawat perintis ini, Pemerintah masih memberikan subsidi.
Untuk tiket penumpang ke Saumlaki, Pemerintah masih memberikan subsidi sekitar Rp300 ribuan sedangkan ke Kisar lebih kurang Rp600 ribu.
“Kalau subsidinya lumayan besar karena ibaratnya kita carter pesawat. Tujuannya untuk membuka akses ke suatu daerah. Intinya, rute-rute yang kurang diminati dari komersil, kita layani dengan pesawat perintis,” lanjutnya.
Agus mengakui, strategi tersebut dilakukan pihaknya guna membuka peluang bagi swasta untuk mengelolanya.
“Karena kalau sudah terhubung, lalu ada minat misalnya karena penumpangnya banyak maka kita tawarkan ke swasta biar nanti mereka yang mengisinya lalu kita cabut perintisnya,” akuinya.
Selama ini, sambung Agus, memang belum ada minat dari swasta untuk rute tersebut sehingga pihaknya masih memberlakukan penerbangan perintis dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Karena kalau kita lihat, ketika masyarakat mau ke Saumlaki dari Langgur dengan pesawat komersil yang ada harus melalui Ambon baru ke Saumlaki sehingga membutuhkan biaya paling murah kurang lebih biaya Rp1,5 juta tapi dengan pesawat perintis ini cuma butuh Rp300 ribu langsung ke Saumlaki, tukasnya.
ADS














