Koreri.com, Ambon – Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya (MBD) banyak menyampaikan keluhan dan permintaan saat kegiatan reses wakil rakyat di wilayah itu.
Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Maluku Daerah Pemilihan 7 meliputi Kepulauan Tanimbar dan MBD Anos Yeremias, kepada awak media, di Ambon, Rabu (21/9/2022).
Ia mencontohkan salah satu keluhan yang di sampaikan masyarakat itu di Desa Lorwembu Kecamatan Kormomolin, Kepulauan Tanimbar yang wilayahnya menjadi langganan banjir setiap tahun.
“Banjir yang terjadi akibat dari sedimen yang cukup tinggi dan juga saluran yang memang perlu pembenahan,” ungkap Anos.
Setelah masyarakat menyampaikan keluhan dalam reses itu, lanjut Anos, dirinya langsung menindaklanjuti dengan turun langsung dan meninjau daerah aliran sungai di desa itu, dan ternyata betul.
“Mereka berharap agar tahun anggaran yang akan datang di tahun 2023 ada intervensi program dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku ke Desa Lorwembun.
Karena peristiwa banjir bukan baru kali ini, tapi sejak dari tahun 70-an sudah terjadi. Dan selama ini memang tidak ada penanganan,” sambungnya.
Masyarakat Lorwembun, lanjut Anos, sangat berharap agar keluhan mereka dapat diakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Maluku Tahun 2023.
Anos pada kesempatan itu juga menuturkan giat resesnya saat melakukan peninjauwan pembangunan jalan di pulau Babar yang dikerjakan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku.
Pembangunan jalan yang dikerjakan tersebut dimulai dari Desa Tela ke Dusun Masbuar, dari Masbuar ke Desa Emplauwas, Emplauwas ke Desa Tutuwawak, Tutuwawan ke Desa Manueri, Manueri ke Desa Analutur, dari Analutur ke Desa Hanari dari Hanari ke Desa Wawakpati, dari Wawakpati ke Desa Kroin dan dari Kroin ke Desa Hetlurung.
“Dari semua desa ini itu, laporan dari pelaksana di lapangan maupun PPK Wilayah III BPJN Maluku kepada saya bahwa progresnya akan sesuai dengan emsi artinya mereka tetap bekerja sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan,” terangnya.
Anos tak menampik jika akibat kondisi alam dengan curah hujan yang begitu tinggi menyebabkan pekerjaan jalan tersebut sempat tertunda.
“Tetapi syukur hari ini, jalan dari Desa Tela sampai ke Desa Emplauwas sudah tembus,” tandasnya.
Sementara ini pihak BPJN Maluku sedang melakukan kantingan-kantingan untuk menurunkan bahu jalan sehingga tidak terlalu tinggi.
“Maka itu saya mengapresiasi dan berterimakasih kepada BPJN Wilayah Maluku atas kinerja mereka sehingga pekerjaan jalan Pulau-Pulau Babar sudah mulai menunjukkan progress yang bagus sekali, sungguh kerja yang luar biasa,” pungkasnya.
JFL












