Cerita Inspirasi: Sekolah astronot di Amerika Serikat

astro

Koreri.com (22/8) – Ketika Anne McClain mendapati dirinya akan menjadi astronot, Ia tidak dapat menahan diri untuk menghubungi keluarganya.

Pada saat itu, ibunya sedang bercocok tanam di luar rumah dan ketika mendengar berita itu, “Ia berteriak sangat keras karena bangga” yang membuat ayahnya mengira, sang istri mengalami cedera di kebun, jelas McClain.

McClain telah bercita-cita sejak kecil untuk menjadi seorang astronot, dan sekarang hal itu menjadi kenyataan.

NASA menyeleksi angkatan baru astronot setiap tahunnya.

Setiap orang dapat mendaftarkan diri, tetapi hanya sedikit yang terpilih.

Pada tahun 2013, NASA memilih 8 orang termasuk McClain dari sebanyak 6.300 orang yang mendaftar.

Untuk mendapatkan astronot baru, seleksi akan dilakukan selama 1,5 tahun karena banyak sekali tes yang harus dilalui.

Pertama, NASA akan melakukan review apakah anda memenuhi persyaratan minimum yang diminta.

Persyaratan-persyaratan itu adalah:

• Memiliki ijasah dalam sains, teknik, atau matematika.
• Bekerja selama 3 tahun sebagai seorang saintis, teknisi, atau pilot.
• Memiliki kesehatan yang baik. (Tidak masalah jika keseharian menggunakan kacamata!)
• NASA memilih kandidat terbaik untuk menjalani tes selanjutnya termasuk interview.

Setelah menjalani berbagai macam tes, masa percobaan, interview, dan tes medis, NASA akan membuat keputusan akhir.

Empat pria dan empat wanita dipilih untuk mengikuti Kelas Astronot 2013.

Kesemua kandidat datang dari berbagai daerah di Amerika Serikat.

Beberapa diantaranya berprofesi sebagai dokter, saintis, dan pilot termasuk enam diantaranya adalah anggota militer.

Jessica Meir dari Maine, telah bermimpi menjadi seorang astronot ketika berusia 5 tahun.

Nick Hague, yang berasal dari Kansas, telah 3 kali mengikuti tes sebelum akhirnya diterima.

Para kandidat astronot baru atau sering disebut ‘Ascans’ masih belum benar-benar menjadi astronot.

Pertama, Ascans harus kembali bersekolah.

Mereka akan mempelajari tentang pesawat ulang alik, ilmu robotik, dan pemrograman komputer.

Ascans juga akan mempelajari Bahasa Rusia karena mereka akan terbang ke ruang angkasa dengan menggunakan roket buatan Russia.

Kemudian, mereka akan mempelajari cara memperbaiki mesin sebuah pesawat ruang angkasa dan cara melakukan eksperimen di ruang angkasa termasuk melakukan pembedahan apabila diperlukan pada saat keadaan darurat.

Pekerjaan terpenting seorang astronot adalah mengambil gambar foto dan video ruang angkasa pada saat melakukan eksperimen.

Jadi, sudah pasti seorang astronot akan mendapatkan kelas bagaimana cara mengambil gambar foto yang sangat menarik.

Calon astronot juga harus belajar untuk membiasakan diri untuk berada dalam keadaan tanpa bobot, dan mereka juga akan menjalani penerbangan dengan kondisi naik turun seperti roller coaster.

Ada kondisi dimana para calon astronot akan mengambang selama 20 detik disaat pesawat menukik dan keadaan ini mereka sebut “Vomit Comet atau Komet Muntah” karena menyebabkan rasa ingin muntah yang tidak tertahankan.

Para calon astronot juga harus bisa berpikir kreatif dan menyelesaikan persoalan-persoalan kritis yang kemungkinan akan dihadapi ketika berada di ruang angkasa.

Mereka juga perlu bekerja sama sebagai sebuah tim dan karenanya, mereka akan melakukan perkemahan di alam liar untuk membangun kerja sama tim.

Calon astronot juga akan berlatih dalam kolam renang namun tidak untuk bersenang-senang karena sejatinya ruang angkasa memiliki kemiripan dengan berada dalam air.

Para calon astronot akan menggunakan pakaian astronot dan berlatih berjalan dengan membawa perlengkapan ruang angkasa di dalam air untuk membantu mereka memahami bagaimana bergerak di ruang tanpa gravitasi.

Semua calon astronot juga harus tahu cara menerbangkan pesawat T-38.

Setelah menyelesaikan pelatihan, semua calon astronot akan dilantik menjadi astronot resmi dan siap untuk ditempatkan dalam misi ruang angkasa.

Apabila mereka diterbangkan ke ruang angkasa, para astronot tersebut akan menerima pin emas.

Tidak semua astronot akan terbang ke ruang angkasa karena beberapa diantaranya bekerja di pengendali misi yang bertugas menuntun pesawat ulang alik dan berbicara kepada crew yang diterbangkan ke ruang angkasa.

Ada juga yang bertanggung jawab melakukan pengujian pesawat ulang alik baru dan juga peralatan yang dirancang di ruang angkasa, membantu rekan astronot dalam pelatihan sebelum ke ruang angkasa termasuk menyiapkan tindakan antisipasi untuk masalah-masalah yang terjadi di ruang angkasa.

Nick Hague menjadi orang pertama Kelas Angkatan 2013 yang akan pergi ke ruang angkasa dan akan terbang pada September 2018 mendatang.

Beberapa astronot melakukan simulasi perjalanan ke ruang angkasa.

Ada juga grup astronot yang menghabiskan waktu selama setahun tinggal dalam ruang eksperimen kecil di Hawaii untuk membiasakan mereka dalam menjalani misi ke Mars.

Setiap saat para astronot itu menggunakan pakaian astronot ketika keluar dari ruang eksperimen.

Makanan yang dikonsumsi di tempat itu adalah makanan ruang angkasa, air daur ulang dari tubuh mereka sendiri, dan memanfaatkan listrik yang dibuat sendiri.

Setiap panggilan telepon dan email mengalami jeda selama 20 menit karena waktu yang dibutuhkan sinyal untuk melalui ruang angkasa ke Mars.

Tak ada buah segar sama sekali yang bisa dikonsumsi.

Saat ini NASA belum merencanakan untuk mengirim manusia ke Mars namun persiapan sudah mulai dilakukan.

Anda tertarik?

 

ARD
Sumber:  msn.com | cricketmedia.com