Fokus  

Puluhan Warga Sentani Jadi Korban Banjir

DCGP5850
Proses Evakuasi Korban

Koreri.com, Jayapura – Puluhan warga di Kabupaten Jayapura jadi korban banjir yang melanda wilayah itu sejak Sabtu (16/3) malam.

Jatuhnya korban jiwa akibat terseret arus air yang bercampur material lumpur dan kayu.

Bencana banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak pukul 18.00 WIT di seputaran wilayah Sentani, pusat ibukota kabupaten ini juga menghanyutkan beberapa rumah warga.

Air bercampur material tanah dan lumpur diperkirakan berasal dari arah pegunungan Cycloop yang tumpah ke jalan raya dan masuk ke komplek perumahan warga.

Akses jalan di seputaran wilayah Sentani pun lumpuh total sehingga menghambat mobilisasi kendaraan untuk mengevakuasi warga di titik-titik yang terkena dampak banjir.

Belasan titik terdampak banjir mulai dari BTN Gajah Mada Sentani hingga beberapa kawasan di Doyo Baru.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban jiwa mencapai 24 orang dimana sebagian besar belum teridentifikasi.

Korban jiwa diperkirakan masih akan terus bertambah demikian pula dengan korban luka.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. AM Kamal, SH mengatakan bahwa setelah hujan reda sekitar pukul 00.00 WIT, Kapolda Papua Irjen Pol Drs Martuani Sormin M.Si di dampingi Pejabat Utama Polda Papua meninjau langsung pemukiman penduduk yang terkena banjir di komplek BTN Bintang Timur Kabupaten Jayapura.

“Kawasan ini sebagian besar tertimbun lumpur dan mengalami rusak parah,” terangnya dalam rilis yang diterima Koreri.com, Minggu (17/3) pagi.

Lanjut Kabid Humas, untuk sementara korban jiwa sebagian besar belum dapat diidentifikasi.
Di samping itu, kerugian material juga belum dapat didatakan pemiliknya.

“Warga masyarakat yang terkena dampak banjir sebagian telah menyelematkan diri ke Mako Polsek Sentani Kota, komplek perkantoran Gunung Merah Sentani dan juga Mapolres Jayapura,” pungkasnya.

VDM