Fokus  

Dukung Proses Evakuasi, Pangdam Cenderawasih Apresiasi Semua Pihak

Tim Evakuasi Heli MI 17

Koreri.com, Jayapura – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI. Herman Asaribab mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI dalam proses penemuan dan evakuasi jenazah para korban penumpang Heli MI-17 Penerbad No. Reg. HA 5138.

“Hari ini kita patut bersyukur atas ditemukannya 12 jenazah korban Heli MI-17 yang dinyatakan hilang sejak Juni 2019 lalu,” ucapnya.

Sebagai pimpinan Kodam XVII/Cenderawasih, Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Bupati Pegunungan Bintang  beserta jajaran pemerintah daerahnya.

“Terima kasih juga kepada para tokoh adat, masyarakat dan tokoh agama Kabupaten Pegunungan Bintang pada umumnya dan masyarakat Distrik Oksop pada khususnya, yang telah membantu kami sejak awal pencarian sampai ditemukannya jenazah korban hari ini,” kembali ucapnya.

Tak lupa, ucapan terima kasih juga Pangdam sampaikan kepada pimpinan dan seluruh staf PT. Demonim Air dan PT. Intan Angkasa yang telah mengerahkan heli beserta crew-nya untuk mendukung proses pencarian maupun evakuasi korban hingga sekarang.

Secara khusus, Pangdam juga mengungkapkan rasa bangga dan hormat kepada para prajurit TNI dan Polri yang telah bekerja keras tanpa mengenal lelah untuk merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan proses SAR dan evakuasi di medan yang sangat ekstrem.

“Mengingat medan yang demikian sulit, apa yang para prajurit  lakukan bukanlah hal yang mudah, bahkan sesungguhnya tugas ini sangat beresiko tinggi terhadap keselamatan diri mereka. Saya sangat bangga dengan dedikasi yang telah ditunjukkan baik prajurit TNI maupun Polri yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi ini,” tandasnya.

Wakapendam  Letkol Inf Dax Sianturi dalam rilisnya yang diterima Koreri.com, melaporkan Kodam XVII/Cenderawasih, Jumat (14/2/2020) telah memastikan penemuan 12 jenazah penumpang Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 oleh tim Evakuasi yang dipimpin Danrem 172/PVY Kol. Inf. Binsar Sianipar.

Jenazah korban ditemukan di sebuah lereng tebing pada ketinggian sekitar 12.000 feet di gugus Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Proses evakuasi untuk menurunkan jenazah akan dilakukan Sabtu (15/2/2020) dengan mengerahkan 2 unit Heli Bell 212 milik Penerbad dan milik PT Intan Angkasa.

AND

Exit mobile version