Koreri.com, Jayapura – Legislator Papua perwakilan Kabupaten Nduga, Namantus Gwijangge menagih janji Gubernur setempat, Lukas Enembe terkait penanganan pengungsi yang sampai saat belum ada tindakan penyelesaian.
“Jadi, sejak Agustus 2019 kami tim dari Kabupaten pernah ketemu Gubernur Lukas Enembe menyampaikan kondisi terakhir di Nduga sesuai permintaan beliau dan jawabannya semua masyarakat pengungsi itu tanggung jawab Gubernur Papua. Tapi sampai hari ini, saya lihat belum ada tindakan serius,” ungkapnya kepada wartawan di Jayapura, Kamis (27/2/2020).
Menurut Namantus, pendidikan dan kesehatan sangatlah dibutuhkan anak – anak yang mengungsi di beberapa wilayah sekitar Kabupaten Nduga.
Dia mengakui, setelah memantau di beberapa titik pengungsian, masalah pendidikan dan kesehatan itu sangat-sangatlah emergensi.
Pasalnya, meski pendidikan pernah digabungkan di jemaat Woneroma dan hari ini Pemerintah sudah gabungkan di Kenyam Kabupaten Nduga tapi nasib anak – anak sekolah belum jelas.
“Nanti semua anak di evakuasi dari tempat – tempat pengungsian ke Kenyam ibukota Nduga itu seperti apa? Karena kebijakan semua dipusatkan di Kenyam tapi saat ini belum ada tindakan. Kira – kira ini tanggung jawab siapa? Provinsi, Pusat atau Pemerintah Nduga,” tanya politisi partai Perindo itu
Untuk bidang kesehatan, kata Namantus, akibat perang TPN OPM dengan TNI – Polri membuat kurang lebih masyarakat 11 Distrik yang mengungsi banyak yang meninggal dunia.
“Meninggal ini kami belum tahu indikasinya apa? Masalah kesehatan atau apa itu kami belum tahu? Perlu tindakan serius. Kita di DPRP akan bentuk pansus untuk invetigasi lapangan terkait masalah Nduga,” singgung dia.
Dikatakan, dalam aturan Pemerintah terkait penanganan masalah di daerah itu 6 bulan sementara ditangani Pemkab Nduga termasuk korban.
Dalam hal ini, Pemda telah berupaya untuk menyelesaikannya dengan kemampuan yang ada namun hingga saat ini masalah Nduga masih terus berkepanjangan.
“Sampai hari ini, masalah pendidikan dan kesehatan terasa diabaikan karena semua orang saling berharap. Jadi, harapan kami, DPRP akan bentuk Pansus terutama untuk masyarakat pengungsi yang masih tersebar di kabupaten sekitar Nduga agar bisa ditangani dengan baik,” harapnya
Namantus meminta Dinas Kesehatan dan Pendidikan Provinsi Papua untuk segera turun tangan bersama-sama melihat nasib pengungsi Nduga sesuai janji Gubernur Lukas Enembe.
“Kalau bisa Dinas Pendidikan dan Kesehatan Provinsi itu harus cepat turun tangan karena Gubernur sudah sampaikan untuk kita sama – sama melihat nasib pengungsi Nduga terutama masalah pendidikan dan kesehatan,” pungkasnya.
VER






























