Koreri.com, Jayapura – Kasus coronavirus disease (Covid -19) di Papua tiap hari terus bertambah.
Hingga Rabu (8/4/2020) pukul 19.00 WIT tercatat berjumlah 45 kasus positif Covid-19.
Juru bicara Satgas Covid -19 Papua, dr. Silwanus Sumule, mengatakan berdasarkan data terupdate 14 kasus baru positif Covid -19 yang tersebar di empat daerah.
“Update hari ini kita di Papua ada tambahan 14 kasus positif dari Kabupaten Jayapura 4 kasus, Mimika sebanyak 4 kasus dan Kota Jayapura bertambah 6 kasus,“ rincinya dalam keterangan pers di Jayapura, Rabu (8/4/2020).
Hingga saat ini Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika serta Merauke masih menjadi perhatian Satgas Covid-19 Papua.
“Empat daerah ini masih berada di zona merah, dimana jumlah kasus positif terus bertambah. Kota Jayapura 21 kasus positif, 16 dalam perawatan, 3 kasus sembuh dan 2 kasus meninggal dunia,” jelasnya.
Kabupaten Mimika ada 13 kasus positif, 10 pasien dalam perawatan dan 3 pasien meninggal dunia.
Kemudian, Kabupaten Jayapura, ada 7 kasus positif dan semuanya masih dalam perawatan.
Terakhir kabupaten Merauke, ada 4 kasus positif, 2 pasien dalam perawatan dan 2 pasien sembuh.
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dilaporkan bertambah 10 kasus baru dari 44 menjadi 54 kasus.
“PDP kita juga bertambah 10 orang hari ini. Namun ada juga berita baiknya dimana ODP kita berkurang dari 3.262 menjadi 3084 orang atau berkurang 178 orang,” rincinya.
Sumule juga mengungkapkan bila ada satu pasien positif asal Kabupaten Mimika yang hari ini meninggal dunia.
“Secara komulatif jumlah kasus positif di Papua hinga saat sebanyak 45 kasus, dengan catatan 35 orang dalam perawatan, 5 orang sembuh dan 5 orang meninggal, yang meninggal dunia hari ini satu pasien di kabupaten Mimika,“ rincinya lagi.
Sumule berharap agar warga Papua khususnya yang berada di Kota Jayapura agar tidak menganggap remeh virus corona, serta mengikuti arahan pemerintah terkait isolasi diri.
“Hari ini cukup signifikan pertambahannya ada 14 kasus, Terutama di Kota Jayapura yang tambahan 6 kasus baru,” cetusnya.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tidak memandang remeh virus ini dengan ikuti terus imbauan dari Pemerintah.
“Kami berharap masyarakat jujur, siapapun yang pernah melakukan kontak dengan PDP agar segera dan tidak boleh malu untuk melapor. Dengan demikian kita bisa mengetahui statusnya dan bisa membantu memutuskan rantai penyebaran virus ini,” tegasnya.
VER
