Koreri.com, Jayapura – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Dok II Jayapura memberikan bantuan perlengkapan kerja berupa helem dan rompi kepada kurang lebih 40 tukang ojek yang selama ini mangkal dan melayani petugas kesehatan yang belum memiliki kendaraan roda dua maupun empat.
Pemberian bantuan rompi dan helem diserahkan langsung secara simbolis oleh Direktur Utama RSUD Dok II Jayapura, drg. Aloysius Giyai kepada perwakilan tukang ojek saat apel bersama dilantai 4 gedung parkir RSUD Dok II Jayapura, Jumat (26/3/2021) pagi.
Direktur Utama RSUD Dok II Jayapura, drg. Aloysius Giyai, mengatakan pemberian bantuan helem dan rompi karena aktifitas tukang ojek ini merupakan bagian pelayanan dengan mengantar jemput pegawai rumah sakit yang tidak memiliki kendaraan roda dua maupun empat.
“Tentu mereka (Tukang ojek) ini yang mengantar pegawai di RSUD Dok II, oleh karena itu bagian dari memotivasi atau kepedulian rumah sakit hari ini saya serahkan rompi dan helem yang bertuliskan Sahabat RSUD Jayapura untuk melayani sesama,” kata dokter Alo.
“Saya mengucap syukur bahwa ada kepekaan bagi kami, karena mereka adalah sisi pelayanan RSUD Dok II Jayapura,” sambungnya.
Direktur RSUD Dok II Jayapura juga meminta kepada ojek online agar tidak boleh masuk mengambil penumpang dilingkungan rumah sakit, karena ada ojek yang sudah standby 24 jam untuk mengantar penumpang khusus pegawai dan petugas medis.
“Khusus ojek online, saya minta supaya boleh antar penumpang dari luar ke RSUD Dok II Jayapura tapi tidak boleh mengambil penumpang keluar dari lingkungan rumah sakit karena sudah ada tukang ojek sahabat RSUD Dok II siap 24 jam melayani penumpang khususnya petugas medis dan kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Wilson Sroyer, perwakilan tukang ojek Sahabat RSUD Jayapura, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Direktur Rumah sakit dok II Jayapura dan manajemen yang sudah membantu rompi dan helem.
“Kami berterima kasih untuk bapa direktur dan manajemen atas bantuan yang telah diberikan kepada kami di pangkalan ojek RSUD Dok II Jayapura,” kata Wilson.
“Kami juga minta kepada Direktur buat aturan supaya ojek online yang masuk ke lingkungan RSUD dok II Jayapura tidak boleh masuk ambil penumpang, kecuali mereka mengantar penumpang dari luar ke dalam RSUD dok II Jayapura,” pintanya.
Dikatakan, selam pandemi covid -19 pendapatan ojek pangkalan berkurang sehingga ada kerjasama yang baik dari pihak manajemen RSUD Dok II Jayapura.
“Hal ini agar kami ojek di pangkalan RSUD Dok II Jayapura juga bisa mendapatkan penghasilan apalagi di masa pandemi covid -19 begini pendapatan kami sangat berkurang. Sekali lagi terima kasih kepada direktur RSUD Dok II Jayapura,” ujar Wilson.
SEO
