RDP Banggar DPRD dan TAPD Kabupaten Jayapura Ditunda, Ini Alasannya

WhatsApp Image 2021 04 17 at 03.52.40
Sekretaris DPRD Kabupaten Jayapura, Abdul Hamid Toffir, S.Sos, M.Ap. Foto: RD for Koreri.com

Koreri.com, Sentani – Sekretaris DPRD Kabupaten Jayapura, Abdul Hamid Toffir, mengatakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Jayapura yang sudah dijadwalkan pada hari Jumat 16 April 2021 kembali ditunda.

Alasan penunadaan RDP, kata Sekwan, karena Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Jayapura sedang ada tugas luar daerah.

“Jadi, posisi Sekda Kabupaten Hanna S. Hikoyabi sebagai Ketua TAPD yang sedang berada diluar daerah ini, berdampak terhadap pelaksanaan rapat dengar pendapat atau RDP antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Jayapura dan Tim Anggaran Pemda Kabupaten Jayapura,” kata Sekwan kepada sejumlah awak media ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Jumat (16/4/2021).

Dijelaskan, sesuai dengan agenda DPRD sudah menyurat ke Tim Anggaran Pemda Kabupaten Jayapura dalam hal ini Bupati Jayapura, untuk memerintahkan TAPD guna ikut dalam agenda rapat dengar pendapat dengan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jayapura.

“Namun ibu Sekda sendiri posisi ada tugas luar daerah sehingga RDP itu tidak bisa dilaksanakan, artinya ditunda nanti sampai mungkin keberadaan ibu Sekda selaku Ketua Tim Anggaran Pemda Kabupaten Jayapura itu sudah kembali baru bisa kita ajukan surat baru untuk pembahasan RDP tersebut,” ujarnya.

Dalam penjelasannya terkait penundaan RDP tersebut, Abdul Hamid Toffir berharap agar pada pihak-pihak yang ikut dalam agenda RDP termasuk TAPD dan Banggar DPRD Kabupaten Jayapura, agar dapat menghadiri rapat atau pertemuan kedepan.

Dalam pertemuan kedepan nantinya setelah diajukan surat baru untuk pembahasan RDP itu, kita berharap agar Tim Anggaran Pemda Kabupaten Jayapura dapat hadir guna bersama Banggar DPRD Kabupaten Jayapura membahas refocusing anggaran yang berdampak pada rencana kerja Dewan.

“Saya pikir kalau berdampak atau berpengaruh itu bukan hanya Dewan saja, tapi seluruh OPD juga berdampak. Karena adanya pengurangan, lain lagi kalau penambahan itu kan tambah semangat. Itu pengurangan, otomatis adanya pergeseran,” tegas Sekwan.

RD

Exit mobile version