Antisipasi Banjir, BPBD Teluk Bintuni Normalisasi Kali Bina Desa

IMG 20210525 WA0150
Kepala BPBD Teluk Bintuni Melianus Naa,S.H pantau langsung normalisasi Kali Bina Desa, Bintuni, Selasa (25/5/2021).(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Bintuni- Kondisi cuaca Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat akhir-akhir ini sering terjadi hujan, hal ini berpotensi akan terjadinya banjir dan tanah longsor.

Meningkatnya curah hujan tersebut berpeluang mengamcam banjir serta longsor pada beberapa titik di Kota Bintuni seperti Kali Bina Desa.

Untuk mengantisipasinya maka Bupati Ir Petrus Kasihiw memerintahkan OPD teknis segera mengambil langkah supaya menyelamatkan masyarakat di daerah tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Teluk Bintuni Melianus Naa kepada wartawan, Selasa (25/5/2021) mengatakan, instruksi Bupati yang disampaikan dalam apel gabungan ASN awal bulan mei 2021 langsung direspon.

“Kita sudah melihat di BMKG, bulan Mei untuk Provinsi Papua Barat curah hujan sangat tinggi dengan diikuti tanah longsor, kita masyarakat di Teluk Bintuni harus waspada, instruksi Bupati untuk segera OPD terkait ambil langkah antisipasi terutama di kali Bina Desa yang sering terjadi banjir,” kata Melianus Naa,S.H.

Lebih lanjut dijelaskan Melianus Naa bahwa OPD terkait diantaranya BPBD, PUPR, Sosial dan Polres Teluk Bintuni untuk turun lapangan bertemu RT, Kepala Kampung serta tokoh masyarakat untuk mengecek langsung kondisi Kali Bina Desa pasca hujan dengan skali tinggi atau deras.

Dari hasil pertemuan turun lapangan tersebut disepakati segera dilakukan normalisasi Kali Bina Desa yang terancam banjir jika terjadi hujan, masyarakat disekitarnya pun merasa tidak nyaman.

“Sudah kita laporkan kepada Pak Bupati dan beliau tegaskan normalisasi kali Bina Desa harus dilaksanakan cuma alat berat ini bukan milik pemerintah tetapi swasta sehingga dari hasil kordinasi baru kami dapat alat berata sehingga baru dikerjakan sekarang,” ucap Kepala BPBD Teluk Bintuni saat ditemui wartawan di TKP.

Dikatakan Naa bahwa meskipun pekerjaan normalisasi Kali Bina Desa terlambat dikerjakan namun tidak mengirangi bobot kerja dan banjir serta tanah longsor harus diantisipasi.

Melianus Naa berujar bahwa BPBD hanya melaksanakan normalisasi kali untuk mengantisipasi dini, nanti pekerjaan konstruksi untuk permanen akan dikerjakan dinas PUPR Teluk Bintuni.

“Pekerjaan normalisasi kali Bina Desa ini disesuaikan dengan kondisi fisik di lapangan, bisa ditargetkan 3 hari atau juga 5 hari,” jelas Naa.

KENN