Koreri.com, Jayapura – Aksi pengrusakan hingga pembakaran sejumlah rumah terjadi di Kabupaten Yahukimo, Jumat (23/7/2021) pukul 07.00 Wit.
Tepatnya di Distrik Sumo Kabupaten Yahukimo yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat.
Sebanyak 9 orang telah diamankan Polres Yahukimo pasca insiden tersebut dan kini semetara menjalani pemeriksaan intensif.
Adapun kronologis kejadian bermula pada Kamis (22/7/2021) pukul 19.00 Wit, masyarakat mendengar dari saudara Niko Anaboin bahwa sudah ada pergantian Kepala Distrik dari dirinya ke saudara Deminus Kobak namun hanya melalui Nota Dinas.
Atas kejadian tersebut, masyarakat merasa kecewa.
Selanjutnya, Jumat (23/7/2021) pukul 07.00 Wit masyarakat mencari warga atas nama Joni Bahabol.
Ia dicurigai telah memasukkan nama Deminus Kobak untuk jadi Kepala Distrik Sumo.
Saat dilakukan pencarian, masyarakat melihat Joni Bahabol sedang berada di rumah Pendeta Budi Bahabol bahkan langsung melakukan pengrusakan rumah hamba Tuhan tersebut.
Tak puas, kelompok masyarakat melanjutkan perjalanan menuju ke kediaman Bupati Yahukimo.
Pukul 09.10 Wit, setiba di kediaman Bupati Yahukimo untuk menanyakan terkait pergantian Kepala Distrik.
Namun tiba-tiba sekelompok masyarakat itu malah bereaksi hingga melakukan Pengrusakan dengan cara melempari kaca rumah kediaman Bupati Yahukimo.
Pukul 09.15 Wit Anggota Polres Yahukimo dan Brimob BKO Polda Papua tiba di kediaman Bupati dan mengamankan TKP serta mengamankan orang-orang yang melakukan keributan/pengrusakan untuk dimintai keterangan atas kejadian itu.
Adapun kerugian akibat kejadian itu menimpa kediaman Bupati Yahukimo yang dirusak massa, juga rumah Pendeta Budi Bahabol. Sedangkan rumah Joni Pahabol di bakar masyarakat.
Langkah –langkah kepolisian yang dilakukan yakni:
Menerima laporan, mendatangi TKP, mengamankan TKP, melaksanakan Olah TKP, mengamankan masyarakat yang teribat aksi, melakukanpendekatan terhadap para tokoh- tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Yahukimo.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan atas kejadian tersebut Polres Yahukimo mengamankan sebanyak 9 oknum masyarakat dan saat ini masih dalam pemeriksaan intensif penyidik Polres Yahukimo.
“Kami cukup sayangkan kejadian tersebut. Masyarakat seharusnya tidak melakukan kekerasan. Jika ada permasalahan alangkah baiknya, di kroscek serta tanyakan kepada pejabat yang berwenang,” pungkasnya.
SEO































