Jelang Idulfitri 1447 H, Direktur PLN Tinjau Kesiapan Pasokan Listrik Andal di Papua

PLN Dir PLN Tinjau Kesiapan Pasokan Listrik Papua
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo (tengah), didampingi jajaran manajemen saat melakukan tinjauan lapangan ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Holtekamp di Jayapura / Foto : Humas PLN

Koreri.com, Jayapura – PT PLN (Persero) komitmen menjamin masyarakat dapat menjalankan momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan nyaman, khusyuk serta bebas dari gangguan kelistrikan selama periode Lebaran.

Guna memastikan itu, Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo, melakukan tinjauan lapangan langsung untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan di Papua.

Dalam rangkaian Safari Idulfitri tersebut, Hartanto meninjau titik-titik krusial mulai dari hulu hingga hilir yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Holtekamp dan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Jayapura Peaker sebagai tulang punggung pasokan listrik di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura.

Tak hanya sisi pembangkit, ia juga mengunjungi Gardu Induk (GI) Skyline untuk memastikan sistem transmisi dan distribusi energi listrik ke pelanggan berjalan optimal.

PLN Dir PLN Tinjau Kesiapan Pasokan Listrik Papua2
Jajaran manajemen melakukan pemantauan kondisi Sistem Transmisi Jayapura melalui layar di ruang kontrol. Pemantauan beban listrik dan sistem jaringan secara real-time terus dioptimalkan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas dan distribusi listrik ke pelanggan selama masa siaga Lebaran / Foto : Humas PLN

“Kami ingin memastikan bahwa tidak hanya di wilayah barat namun juga seluruh sistem kelistrikan di Tanah Papua dalam kondisi aman. PLN terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sehingga masyarakat dapat menikmati momen kemenangan Idulfitri bersama keluarga dengan terang benderang dan tanpa rasa khawatir akan gangguan pasokan listrik,” ujar Hartanto.

Untuk mendukung kesiapan tersebut, PLN telah menyiagakan 1.002 personel yang tersebar di 64 posko siaga di Tanah Papua.

Guna memastikan koordinasi yang solid, Hartanto juga memimpin langsung pengecekan ke seluruh posko siaga tersebut secara virtual melalui teleconference.

“Pada prinsipnya pasokan listrik untuk masyarakat di Tanah Papua dalam kondisi aman. Masa siaga akan dimulai sejak 14 Maret 2026 hingga 28 Maret 2026 untuk mengantisipasi potensi gangguan sekaligus memastikan pasokan listrik tetap andal. Mudah-mudahan dengan persiapan yang telah dilakukan mulai dari sisi pembangkitan, transmisi hingga distribusi ini membuat pasokan listrik di seluruh Tanah Papua tidak ada kendala,” imbuhnya.

Selain itu, Hartanto juga memastikan bahwa seluruh infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Tanah Papua telah dalam posisi siap untuk melayani kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) yang digunakan masyarakat selama momen lebaran berlangsung.

PLN Dir PLN Tinjau Kesiapan Pasokan Listrik Papua3
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo (tengah), saat memimpin kegiatan Apel Siaga Kelistrikan Ramadan dan Idulfitri 1447 H di Jayapura. Melalui koordinasi ini, PLN memastikan kesiapan 1.002 personel yang disebar di 64 posko siaga di seluruh Tanah Papua siap memberikan pelayanan terbaik selama momen libur Lebaran / Foto : Humas PLN

Kepastian ini disampaikan saat ia melakukan rangkaian inspeksi SPKLU yang berada di Kantor PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Kota Jayapura pada Rabu (11/3/2026).

“Seluruh infrastruktur SPKLU di Tanah Papua saat ini dalam posisi siap melayani kendaraan listrik yang digunakan masyarakat selama momen liburan dan mudik lebaran. Dengan adanya 39 unit SPKLU yang tersebar di 25 lokasi, para pengendara tidak perlu khawatir kehabisan daya karena kami memastikan layanan pengisian siap sedia di titik-titik strategis,” tambah Hartanto.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menjelaskan bahwa untuk mendukung keandalan sistem selama masa siaga ini, PLN memberikan perhatian khusus pada 126 lokasi pengamanan prioritas, mulai dari tempat ibadah hingga pusat-pusat keramaian.

Personel disiagakan secara berlapis guna memantau beban puncak yang diprediksi meningkat.

“Kehadiran PLN di momen lebaran ini bukan sekadar menjaga infrastruktur yang ditopang langsung dengan 9 sistem besar serta 374 sistem kecil (isolated), melainkan juga menjaga kehangatan momen kemenangan masyarakat. PLN juga telah menyiapkan backup berlapis berupa Uninterruptible Power Supply (UPS), Unit Gardu Bergerak (UGB) serta genset agar pelayanan kelistrikan tetap aman di tengah gangguan yang tidak dapat terhindarkan,” pungkas Diksi.

RLS