Mobil RI 2 Dipalang, Esau Gogoba Minta Percepatan Realisasi Pemekaran DOB IMEKKO

IMG 20260421 WA0045
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Saat Berbincang dengan tokoh Masyarakat IMEKKO Esau Gogoba di Depan Bandara DEO Sorong, Selasa (21/4/2026). Foto/ KENN

Koreri.com, Sorong– Kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka ke Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (21/4/2026) dihadang Tokoh Masyarakat di depan Bandara Dominie Eduard Osok (DEO).

Tokoh masyarakat IMEKKO Esau Gogoba memberanikan diri memalang mobil RI 2 tepatnya di depan Bandara Domine Edward Osok (DEO) Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Pantauan koreri.com aksi tersebut terjadi sekitar pukul 16.20 WIT, dan sontak membuat laju mobil rombongan terhenti di areal jalan Basuki Rahmat, Kota Sorong.

Tokoh masyarakat suku IMEKKO Papua Barat Daya itu berujar, aksi tersebut semata-mata agar berbicara dengan Gibran saat berkunjung di Sorong.

“Saya bilang ke Wapres Gibran, pernah kita kasih noken buat Joko Widodo (Jokowi) di Kais, kamu mau jaga hak masyarakat adat,” ujar Esau kepada wartawan usai bertemu Gibran.

Di hadapan Wapres Gibran, pria 63 tahun itu menyatakan bahwa noken yang dikalungkan ke leher Jokowi waktu itu harus punya isi.

Salah satunya yakni pemerintah pusat harus mendorong daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Imekko, di Papua Barat Daya.

“Saya minta ke Wapres Gibran, tolong lihat aspirasi masyarakat yakni DOB, dan harus perhatikan kondisi kesehatan, pendidikan serta kesejahteraan orang Imekko,” katanya.

Tak hanya itu, Esau juga mendesak Wakil Presiden Republik Indonesia agar memperhatikan hak masyarakat adat.

“Biar sudah hutan dan tanah di Papua Selatan (Merauke), dibongkar habis buat proyek strategis nasional (PSN), jangan rusak hutan dan rampas hak orang Papua,” ucapnya.

“Jangan tinggalkan air mata untuk anak cucu, jaga mata air buat anak cucu.”

Gogoba berharap, kedatangan Wapres Gibran tak hanya secara seremonial, namun bisa berdampak pada masyarakat di akar rumput, dan melindungi hak orang adat.

KENN