“Jika Gubernur ada lihat beliau salah atau keluar dari jalur, harusnya dia panggil dulu Aloysius. Minta klarifikasi dulu. Bukan langsung memberhentikan. Gubernur juga harus ingat karya-karya beliau di bidang kesehatan. Oleh karena itu, kami berharap, Gubernur menyiapkan jabatan baru untuk Aloysius agar di usia yang muda dan produktif ini bisa kembali bekerja untuk memberikan sumbangan pikiran positif bagi pembangunan dan kesejahteraan orang Papua,” kata Awi.
Awi mengakui, pada 28 November 2019, ia hadir memberi dukungan saat kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Perubahan Paradigma Pelayanan di RSUD Jayapura.
Saat itu. Aloysius Giyai masih menjabat Plt. Direktur. Ia mengaku senang karena manajemen mau mengundang LMA Port Numbay agar terlibat memberikan pandangan dan mendengar rencana dan gebrakan pembangunan yang dilakukan.
“Dan kondisi RSUD Jayapura hari ini jadi buktinya. Pelayanan terhadap orang Papua sangat bagus. Infrastruktur baru sudah dibangun, lingkungan rumah sakit yang dulu kumuh dan kotor sekarang bersih. Saya menduga, orang di ring 1 Gubernur Papua memberikan masukan yang kurang baik. Harusnya pembisik ini punya hati yang baik. Jangan melihat dari satu sisi saja. Nilailah secara komprehensif,” tegasnya.
VER


















