Sedangkan Kabid Pelayanan Kesehatan PMI Papua Barat mengatakan, kegiatan ini akan ditindaklanjuti vaksinasi massal pada 6 Kabupaten yang sudah terbentuk PMI yaitu, Manokwari, Kota dan Kabupaten Sorong, Fakfak, Kaimana dan Teluk Wondama.
“Jadi setelah minggu ini akan kami laksanakan di Kota dan Kabupaten Sorong kemudian setelah tanggal 17 September baru dilanjutkan lagi ke daerah yang lain,” ujarnya.
Salah satu siswa SMP Don Bosco Manokwari Shela Regina Boly yang divaksin mengatakan, vaksinasi sangat membantu untuk mempercepat proses belajar mengajar tatap muka terbatas.
“Kepada teman-teman yang lain diharapkan cepat vaksin supaya kita bisa bertemu di sekolah meski tatap muka terbatas,” ucap Shela.
Shela mengaku sudah bosan mengikuti proses belajar mengajar melalui online dan ingin kembali belajar tatap muka.
Senada disampaikan ibu dari Shela Regina Boly, Imelda Boly mengatakan, vaksinasi tidak mematikan orang tetapi membantu meningkatkan imun tubuh.
“Karena itu orang tua ijinkan anaknya divaksin untuk bisa mengikuti proses belajar mengajar tatap muka terbatas,” harapnya.
KENN
