Korwil KNPI Sorong Raya itu mengatakan bahwa kalau hanya persoalan listrik untuk kebutuhan smelter sehingga dipindahkan ke Gresik, Jawa Timur menurutnya sangat tidak tepat pasalnya PON XX yang spektakuler saja bisa disulap dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, kenapa smelter ini tidak.
“Ini seperti menganaktirikan kita orang orang Papua lebih ke dunia usaha karena smelter ini untuk membangun ekonomi baru di wilayah produksi jadi harusnya smelter Freeport itu ada di tanah Papua bukan dibawa ke Jawa Timur sana,” tanya Karubaba.
Karena itu Raymond minta kepada Presiden Joko Widodo yang sangat cinta orang Papua untuk tinjau kembali soal pembangun smelter Freeport di Gresik dan dialihkan ke Papua, kemudian ditinjau juga uprage presentasi perkembangan di lapangan oleh Menteri BUMN dan Menteri Investasi.












