Menurut Seknun, pernyataan Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan harapan Gubernur Jawa Barat Khofifa Indarparawansa bahwa karyawan yang dibutuhkan dalam penyiapan infrastruktur dan pekerjaan smelter di Gresik sebanyak 40 ribu orang itu diprioritaskan masyarakat jawa timur.
“Inikan sangat konyol namanya, hal ini menggambarkan bahwa pemerintah pusat itu tidak tulus dalam membangun tanah Papua ini, kalau dibangun di Gresik alasanya karena ada wilayah kawasan ekonomi khusus (KEK) kan di Papua dan Papua Barat juga ada wilayah KEK juga seperti di Kabupaten Sorong kenapa tidak dibangun disana,” tegas Syamsudin dengan nada tanya.












