Opini  

Bio-Diesel Indonesia, Mesin Diesel Berstandar EURO 4 dan Environmental Cost

gasoline 175122 1280

Seperti telah diketahui bersama bahwa tingkat kandungan sulfur pada bahan bakar yang tinggi adalah merupakan salah satu persoalan utama pada efek negatif gas buang terhadap lingkungan.  Dengan standard mesin EURO 4 bahan bakar yang disyaratkan memiliki kandungan sulfur yang lebih rendah pada maksimum 10ppm, dimana jauh rendah dibandingkan solar murni yang saat ini banyak digunakan pada pasaran umum Indonesia yaitu lebih dari 1500ppm.  Persoalan utama juga dengan penggunaan solar murni rendah sulfur (ULSD-Ultra Low Sulfur Diesel) adalah rendahnya nilai setana atau nilai pengapian yang mana menyulitkan proses pembakaran.

Metil ester asam lemak atau FAME yang terkandung pada bio-solar meskipun memiliki efek positif menurunkan kandungan sulfur namun kemudian menjadi perhatian tersendiri oleh karena kecenderungan menarik uap air saat terjadi kondensasi di tanki bahan bakar.  Kandungan air yang lebih tinggi pada solar akan menyebabkan filter bekerja keras dan menurunkan daya saringnya secara cepat.  Kondisi terburuk dengan dibiarkan akan kemudian menyumbat injector dan mengurangi kemampuannya untuk mengabutkan bahan bakar.

Kebutuhan saat ini pada penanganan lingkungan hidup yang lebih baik ikut memberi dampak terhadap teknologi inovasi di seluruh area.  Dengan dampak negatif yang timbul oleh penggunaan bahan bakar fosil adalah kemudian menjadi target inovasi produser mobil maupun mesin diesel stasioner lainnya untuk menciptakan dan menjual unit yang memenuhi spesifikasi yang akan secara lebih konservatif mengkonsumsi bahan bakar serta ramah pada efek gas buang.  Selain dari ilustrasi pada mesin solar di atas, hal yang sama juga terjadi pada fasilitas pembangkit listrik tenaga uap dengan menggunakan batubara sebagai bahan bakar utama.

Dengan nilai kandungan sulfur yang di batasi pada maksimum 1%, maka oleh para produser batubara perlu melakukan tambahan proses lainnya sebagai bagian dari aktifitas penambangan untuk tetap dapat menjaga nilainya tetap di bawah ambang batas yang di syaratkan.  Jika dirunut lebih lanjut ke area inovasi lainnya berkenan dengan kebutuhan penangangan lingkungan akan lebih banyak lagi ditemui contoh-contoh lain yang telah dan dapat dilakukan.

Exit mobile version