Koreri.com, Puncak – Dugaan adanya penganiayaan yang dilakukan oleh oknum aparat TNI kepada salah satu warga yang dilakukan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua kini dalam proses investigasi.
Satuan TNI dari Korem 173/PVB telah menurunkan tim investigasi untuk mengecek kebenaran informasi dimaksud.
Demikian pernyataan Dandim 1714/PJ Letkol. Inf. Denny Salurerung dalam keterangannya, Sabtu (26/2/2022).
Ia mengungkapkan, saat ini telah dilakukan investigasi oleh tim dari Korem 173/PVB terhadap adanya informasi dari masyarakat tentang dugaan penganiayaan yang dilakukan Prajurit TNI kepada salah satu warga di Sinak, Puncak.
“Tim investigasi telah diturunkan ke Distrik Sinak untuk mengungkap kebenaran informasi dari masyarakat atas dugaan yang dilakukan oknum prajurit TNI dan saat ini investigasi sedang berjalan,” sambung Dandim.
Tentang kronologis bagaimana kejadian sebenarnya dan apa penyebabnya, ia memohon kesabaran semua pihak.
“Dan mari kita tunggu hasil investigasi dari tim yang saat ini berada di Sinak. Mudah-mudahan secepatnya segera diketahui apa, bagaimana dan penyebab kejadian yang sebenarnya,” tambah Dandim.
Ia menegaskan pula apabila informasi dari masyarakat itu benar, maka oknum-oknum yang diduga telah melakukan pelanggaran tersebut pastinya akan diproses hukum.
Demikian pula dalam investigasinya, Tim Investigasi akan selalu berkoordinasi dengan Satuan Kewilayahan, dengan aparat kepolisian, Pemda, para tokoh dan seluruh elemen masyarakat di Sinak untuk memperoleh kebenaran informasi tersebut.
“Apabila terbukti dan memang benar terjadi penganiayaan, dipastikan akan diproses hukum. Dan tentunya mari kita semua mengawal bersama prosesnya,” pungkas Dandim.
PDC-17












