7500 Kartu Biak Pintar Akan Didistribusikan Waktu Dekat

IMG 20220408 164921

Koreri.com, Biak – Sebanyak 7500 Kartu Biak Pintar akan didistribusikan pada tahun ini.

Distribusi tersebut akan langsung dilakukan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Informasi yang diterima media ini, pemberian Kartu Biak Pintar akan ditandai dengan penyerahan secara simbolis dalam waktu dekat ini.

Kartu Biak Pintar dalam bentuk beasiswa itu akan diluncurkan langsung oleh Bupati setempat Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd.

Dari total 7.500 kartu itu akan diberikan pada semua jenjang pendidikan dan pada tahun ini masih fokus pada anak-anak yang tergolong dalam keluarga tidak mampu.

Adapun alokasi Kartu Biak Pintar pada 2022 ini untuk masing-masing jenjang pendidikan antara lain TK/PAUD sebanyak 1500 anak, SD (2500), SMP (2O00) dan SMA/SMK 1500 siswa/i.
Program pemberian Kartu Biak Pintar ini menjadi salah satu program dari Pemda dalam mendukung upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dalam menyiapkan generasi emas secara berkesinambungan.
Bupati Herry Ario Naap mengaku pihaknya komitmen dan setius menyiapkan anak-anak yang berkualitas sejak usia dini melalui jenjang pendidikan sebagai salah satu investasi pembangunan jangka panjang.

“Pada dasarnya penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Biak Numfor sudah berjalan baik, tinggal bagaimana melakukan peningkatan dan pembenahan terhadap hal-hal yang dinilai masih kurang. Salah satu yang menjadi program unggulan kami adalah Kartu Biak Pintar, dan ini akan diluncurkan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Diakui Bupati Herry, program Kartu Biak Pintar sebenarnya sudah akan dilakukan di dua tahun terakhir. Namun karena imbas Covid-19 dan berkurangnya dana alokasi Otsus ke Kabupaten Biak Numfor, membuat pihaknya baru merealisasikan program tersebut di tahun ini.

“Dan tentunya akan terus dilakukan secara berkesinambungan ke depan,” sambungnya.

Bupati Herry juga menjanjikan, jumlah penerima program Kartu Biak Pintar pada 2023 mendatang jakan ditambah, dan akan mempertimbangkan ke jenjang perguruan tinggi.

“Hanya saja, untuk peguruan tinggi masih akan dilakukan kajian, apakah mahasiswa khusus yang kuliah di Biak atau pertimbangan lainnya sesuai dengan kemampuan anggaran,” pungkasnya.

HDK

Exit mobile version