Koreri.com, Ambon – Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy telah melantik Kepala Desa Poka Martina Kelbulan pada 20 April 2022 lalu.
Ia dilantik bersama dengan 6 Kades dan satu Raja berdasarkan SK Nomor 316 – 324 Tahun 2022.
Pasca menduduki jabatan tersebut, kini sejumlah pekerjaan rumah (PR) harus segera diselesaikan.
“Setelah saya menjadi Kepala Desa Poka definitif maka ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dan masih banyak juga yang harus saya buat untuk kemajuan desa ini,” tandas Martina kepada pers saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/5/2022).
Saat ini, lanjut dia, progam yang sudah di buat sebelumnya yang kini dijalankannya.
“Karena kita belum bisa buat progam baru, kecuali kalau ada APBD perubahan etapi juga sesuai progam yang sudah di susun tahun kemarin dan semua itu sesuai hasil Musrebang,” lanjutnya.
Martina mengakui adapun program di luar APBD itu seperti pelayanan yang harus ditingkatkan.
“Dalam sistem pelayanan misalnya, kalau kemarin pelayan administrasi yang biasa berproses dalam dua hari maka dalam kepimpinan saya ini, saya mau kita buat satu hari selesai,” tegasnya.
Martina menekankan jika dirinya tidak ingin masyarakat menunggu lama dalam sistem pelayanan publik.
“Dan kalau kita yang melayani menghambat maka urusan mereka juga terhambat. Ada juga tindakan-tindakan di luar program itu yang saya buat seperti apa yang menjadi masalah masyarakat di lapangan mari kita dudukan kembali dan itu saya mau masyarakat rasakan ada perubahan,” harapnya.
Selain itu, terkait masalah keamanan yang dirasa kurang terjamin maka sistemnya perlu ditingkatkan pula.
“Semua itu di luar non APBD dan kalau bicara program maka itu semua di dalam APBD yang sudah di susun,” tandasnya.
Martina menambahkan jika dalam waktu dekat ini pihkanya akan melakukan penyusunan RPMJDS sebagai acuan penyusunan program dan kegiatan pada 5 tahun ke depan.
RPMDS ini disusun sebelum dilakukan persiapan Musyawarah Pembangunan Desa sebagi acuan hingga penyusunan program nantinya.
“Sampai saat ini kita bersama BPD terus melakukan rapat dalam rangka berkoordinasi menyusun berbagai program dimaksud,” tandasnya.
Begitupula dengan kelompok – kelompok usaha seperti perikanan, pertanian dan lainnya yang ada desa ini.
“Itu menjadi tugas kita yang mana harus mendampingi sampai mereka harus betul – betul mandiri. Selama ini kita suport dalam bentuk dukungan juga bantuan yang membuat mereka harus bisa mandiri. Karena saya mau desa Poka ini di semua sektor bisa berkembang dan membawa masyarakat sejahtera,” harapnya.
Martina tak menampik jika tanpa dukungan dari masyarakat maka desa ini tidak akan maju.
“Untuk itu saya butuh satu kerja sama selama kepimpinan saya ini. Saya butuh dukungan dari semua pihak untuk bekerja sama membangun desa ini kedepan. Karena jika semua sudah mempercayakan saya memimpin desa ini maka marilah sama – sama kita bekerja keras untuk kemajuannya,” pungkasnya.
JFL
