Koreri.com, Manokwari– Side Even Women Twenty (W20) dengan mengusung tema “Perempuan Pedesaan dan Perempuan Disabilitas” berlangsung selama dua hari telah menghasilkan rekomendasi untuk ditindaklanjuti ke G20 di Bali bulan November 2022 mendatang.
Ada 6 poin rekomendasi yang dikemas dalam Pesan Moral Manokwari dibacakan dalam acara penutupan Side Even W20 di Ballroom Aston Niu Manokwari, Kamis (9/6/2022) malam.
Pesan Manokwari tentang perempuan pedesaan dan disabilitas yang dibacakan Cendekiawan Perempuan dan UNIPA Els Tjeneke Rieke, SP., M.Si., Ph.D mengatakan bahwa peserta, delegasi dan pihak-pihak yang mengikuti side even baik Offline maupun online bersepakat menyampaikan kepada para pemimpin dan masyarakat dunia G20 tentang isu perempuan pedesaan serta perempuan disabilitas.
Mengingat nilai-nilai kemanusiaan secara universal yaitu keadilan dan kesetaraan yang berlaku pada seluruh umat manusia demi terciptanya perdamaian yang abadi
Bahwa kaum perempuan diciptakan setara dengan pria sehingga tidak ada perbedaan. Sebagian besar penduduk dunia termasuk perempuan hidup di pedesaan yang secara ekonomi masih dibawah garis kemiskinan.
Sebagian besar perempuan masih sebagai penopang ekonomi keluarga terutama di daerah pedesaan. Perspektif dan kebijakan terkait perempuan pedesaan serta penyandang disabilitas berbeda antar negara dan wilayah di dunia.
Pesan-pesan Moral
1. Mendorong terbentuknya dunia yang damai dan bumi yang layak huni, bebas dari diskriminasi, konflik dan perang serta menyerukan penghentian tindak kekerasan terhadap kamu perempuan, anak dan penyandang disabilitas di berbagai belahan dunia.
2. Mendorong diberikannya perhatian yang lebih dan adanya kebijakan yang pro kepada peningkatan kapasitas perempuan pedesaan dan disabilitas sesuai nilai-nilai kemanusiaan.
3. Memberikan kesempatan dan akses yang seluas-luasnya bagi perempuan perdagangan pedesaan dan penyandang disabilitas untuk mendapatkan pelayanan dasar, pelayanan dasar pelayanan.
4. Mempercepat pembentukan kebijakan ini yang lebih permanen melalui legislasi atau produk regulasi yang melindungi dan meningkatkan kapasitas perempuan pedesaan dan penyandang disabilitas bagi negara atau daerah yang belum memiliki produk hukum tersebut.
5. Kami mendukung penuh langkah-langkah konkrit dalam upaya peningkatan kapasitas perempuan pedesaan dan penyandang disabilitas oleh pemerintah masing-masing negara dan daerah sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan, penanggulangan KDRT, peningkatan SDM dan penyelamatan lingkungan hidup dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.
6. Secara khusus terkait even ini kami mendukung kebijakan negara membangun dari pinggiran sesuai Visi Presiden Joko Widodo, kebijkan tersebut mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan,.bagi perempuan pedesaan dan penyandang disabilitas sesuai semangat pembangunan berkelanjutan.
Selatan dibacakan dilanjutkan dengan penandatangan pesan moral ini oleh Pj Gubernur Drs Paulus Waterpauw, M.Si tokoh perempuan, Forkopimda serta organisasi perempuan.
Kemudian penyerahan pesan-pesan moral W20 Manokwari dari Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw kepada Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo untuk selanjutnya dibawa ke G20 nanti.
“Saya berharap pesan-pesan moral ini dapat ditindaklanjuti ke G20 nanti” harap Pj Gubernur dalam sambutannya.
KENN
