Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Bripda Diego Rumaropen

Direskrimum Polda Pap Kombes Pol Faisal Rahmadani2
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Pol. Faizal Rahmadani / Foto : Seo Balubun

Koreri.com, Jayapura – Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang ASN Kabupaten Nduga berinisial AN.

Ia diamankan bersama 615 butir amunisi berbagai jenis dan satu pucuk senjata rakitan jenis FN di Yalimo, Rabu (29/6/2022) malam.

Pasca penangkapan tersebut, mulai mengungkap identitas para pelaku pembunuhan terhadap Anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Pol. Faizal Rahmadani, dalam pernyataannya membenarkan itu.

Dijelaskan, KKB pimpinan Egianus Kogoya khususnya dalam tiga bulan belakangan ini sangat kekurangan senjata dan amunisi.

“Kemudian, sejak dua bulan lalu dirinya mengirim 10 tim untuk mencari senjata dan amunisi,” terang Kombes Faizal saat refleksi semester I tahun 2022 di Mapolda Papua, Kamis (30/6/2022).

Dari 10 tim yang dikirim, satu tim melakukan pembunuhan terhadap anggota Brimob di Wamena atas nama Bripda Diego Rumaropen.

“Jadi kasus ini berhubungan dengan orang yang kita tangkap di Yalimo kemarin. Jadi terkait meninggalnya Bripda Diego Rumaropen, kita sudah mendapatkan indentitas para pelaku termaksud link-linknya,” tandasnya.

Kombes Pol. Faizal sangat yakin pelaku AN hendak membawa amunisi itu ke Nduga. Akan tetapi kemungkinan bertemu terlebih dahulu dengan jaringan yang lainnya di Wamena sebelumnya dibawa ke Nduga.

“Setelah kita analisa antara kelompok yang menyerang Bripda Diego itu kemudian dengan ini ada beberapa titik temunya. Dan memang arahnya ke kelompok Nduga,” jelas Faizal.

Ia menambahkan, tangkapan 615 butir peluru ini kasusnya hampir sama dengan kasus 2019 lalu di Timika.

VER