Koreri.com, Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, menyatakan upaya negosiasi masih terus dilakukan oleh Pemerintah daerah (Pemda) dengan dukungan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk pembebasan pilot Susi Air, Capt. Philip Mark Merthens yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
Kapolda menjelaskan bahwa saat ini mereka masih menunggu perkembangan hasil dari proses negosiasi tersebut.
Terkait rincian teknis negosiasi dan isi dari perundingan tersebut, Kapolda mengatakan bahwa hal tersebut merupakan ranah Pemda.
Namun, secara prinsip, pihak Kepolisian berharap dan berdoa agar upaya negosiasi tersebut dapat berhasil dan pilot tersebut dapat dikembalikan dengan selamat dan sehat.
“Saya menegaskan bahwa Pemerintah dan TNI-Polri telah sepakat untuk tidak mengakomodir keinginan KKB terkait permintaan merdeka serta permintaan senjata dan amunisi,” tegas Kapolda dalam keterangannya kepada para wartawan Kamis (12/10/2023) lalu.
Itu membuktikan bahwa, mereka tetap berkomitmen untuk menjaga keselamatan pilot dan menghindari terjadinya korban baik dari pihak Pemda, TNI Polri, maupun masyarakat yang terlibat.
“Saya berharap semua pihak bersabar dan mendukung upaya-upaya kami di sini agar masalah ini segera terselesaikan. Penegakan hukum akan tetap ditegakkan sesuai aturan,” tegasnya.
Pembebasan pilot Susi Air yang disandera oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya telah menjadi perhatian utama, dan semua pihak berharap agar situasi ini dapat diselesaikan dengan damai dan pilot dapat kembali ke keluarganya dengan selamat.
VER



























