Bakal Dikawal Aparat Keamanan, Pekerjaan Ruas Jalan Trans Bintuni-Maybrat Dilanjutkan

IMG 20221011 WA0000 1
Plt Kadis PUPR Provinsi Papua Barat Yohanes Momot,S.T.,M.T (Foto : KENN)

Koreri.com,Manokwari– Pekerjaan ruas jalan trans Bintuni-Maybrat tetap dilanjutkan tahun ini, karena sudah dianggarkan dalam APBD Papua Barat tahun 2022.

Proses pekerjaan ruas jalan Bintuni-Maybrat akan tetap dilanjutkan namun menunggu pengawalan dari TNI-Polri dalam pengerjaannya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala dinas PUPR Papua Barat Yohanis Momot,S.T.,M.T kepada wartawan di Manokwari, Selasa (11/10/2022) mengatakan ruas jalan tersebut masuk dalam jalan strategis Provinsi Papua Barat yang dianggarkan di tahun 2022 sehingga meski tertunda akan tetap diselesaikan.

“kurang lebih satu bulan kedepan kami akan lanjutkan kembali setelah ada back up dari TNI-Polri,  jalan tersebut sangat strategis karena membuka isolasi di wilayah Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni,” ungkap Yohanes Momot.

Selain itu, jenis jalan padat yang baru dibuka tersebut menghubungkan calon daerah otonom baru (DOB) Kabupaten Moskona dengan Kabupaten Maybrat dan wilayah lainnya di Papua Barat.

“statusnya jalan yang baru dibuka atau jalan padat untuk membuka isolasi daerah, kami harap bisa cepat selesai dan kejadian seperti kemarin tidak terulang kembali,” ujarnya.

Pada pengerjaan awal pada 29 September 2022 lalu 14 orang pekerja jalan tersebut diserang oleh Kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan menewaskan 4 pekerja.

Secara keseluruhan, Tahun 2022 pemerintah Provinsi Papua Barat mengerjakan 90 ruas jalan strategis Penghubung antar Kabupaten dan Kota di wilayah tersebut.

Pemprov Papua Barat menargetkan, dalam kurun waktu tiga tahun kedepan seluruh ruas jalan dapat membuka isolasi wilayah terpencil.

“ekonomi meningkat saat jalan sudah terbuka, menjadi target kita dan wajib dilaksanakan, kita harap tiga tahun kedepan sudah bisa selesai,” tandasnya.

KENN