Koreri.com, Jayapura – Untuk menekan inflasi pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota Jayapura mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar yang bersumber dari dana transfer umum daerah 2022.
Penjabat Wali Kota Jayapura Dr. Frans Pekey kepada wartawan di Jayapura, Selasa (11/10/2022) mengatakan anggaran tersebut sudah dialokasikan kepada dinas terkait untuk pelaksanaan kegiatan seperti pasar murah dan juga subsidi BBM kepada nelayan dan sopir angkutan umum.
Selain itu, pihaknya juga akan menjalin kerja sama antar daerah yang selama ini menyuplai sembako ke Kota Jayapura seperti Surabaya, Jawa Timur dan juga Provinsi Sulawesi Selatan.
“Jadi kami bersama para distributor akan bertemu dan mengatur sehingga kalau bisa ada subsidi angkutan dari Pemkot Jayapura guna menekan harga,” katanya.
Dia menjelaskan dengan kenaikan BBM pastinya akan berpengaruh terhadap biaya transportasi sehingga pihaknya akan memberikan subsidi angkutan.
“Itu juga juga untuk mengendalikan setiap harga ketika sampai di pasar,” ujarnya.
Sebelumnya Pemkot Jayapura bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)Â Kota Jayapura bersama satuan tugas atau satgas pangan telah melakukan sidak stabilitas harga sembako pada 26 September 2022 lalu.
“Sehingga ke depan kami juga akan melaksanakan pasar murah,” tuturnya
SAV






























