Bahlil Lahadalia dan Posisi Indonesia Timur di Kontestasi Politik 2024

Menjelang kontestasi politik, biasanya kita melihat dan mendengar partai-partai politik dan masyarakat luas membicarakan mengenai calon kandidat masing-masing terutama yang bakal menjadi ’01-02’ Indonesia (presiden dan wapres).

Yang anehnya, dari tahun ke tahun pembicaraan itu hanya berputar, berhembus memusat di wilayah barat Indonesia, dan begitulah faktanya!

Kali ini, kita mencoba melihat lebih dalam terkait kontestasi politik yang akan berlangsung di 2024 itu dan mencoba melihat siapa kandidat terbaik Indonesia Timur untuk menunjukkan bahwa Indonesia Timur itu eksis dan bukan sekedar anak angkat atau anak pungut di pinggir jalan di wilayah Nusantara saja.

Dengan gaya Indonesia Timur kalimatnya menjadi, “Woi, kam dengar, kitorang itu ada dan eksis! Kitorang juga punya kandidat, jang kamorang saja terus-menerus!”

Menurut kami, Bahlil Lahadalia adalah kandidat yang paling pantas bersaing untuk Indonesia 01 ataupun 02.

Berikut ini adalah hasil bincang-bincang dan fine-tuning (pemantapan) kami dengan Albaqir, aktifis dan penggiat media sosial Indonesia Timur.

Menurut Albaqir, beliau biasa disebut sebagai kakanda (panggilan akrab junior ke senior di HMI).

Saya mengenal beliau sebagai senior saya pada saat kegiatan LK II (intermediate training) HMI tingkat nasional yang diadakan oleh HMI Cabang Gorontalo.

Pada saat itu beliau hadir sebagai pemateri nasional, tapi ketika itu, beliau belum menjadi seorang menteri.

Saya kemudian mulai mengikuti dan memantau segala aktifitas politik beliau, baik dari internal KAHMI, HMI maupun melalui berbagai media nasional hingga pada tahapan kontestasi politik 2019 silam ketika Ia merapat ke kubu Jokowi.

Pada saat beliau dilantik sebagai Menteri Investasi Indonesia, hal itu membuat saya dan rekan Indonesia Timur lainnya merasa sangat bangga dan jelas terwakilkan di Pemerintahan Indonesia.

Karena jujur saja, beliau menurut saya dan rekan Korericom adalah representasi bukan cuma Papua, dan Papua Barat saja, tetapi Indonesia Timur secara keseluruhan.

Kenapa bisa begitu?

Karena Indonesia Timur menurut kami, sedang mengalami krisis figur dan tidak ada yang bisa dijadikan representasi bagi kami sebagai sosok pemimpin pada tingkat nasional.

Namun hal itu menjadi sangat berbeda ketika berbicara soal kitorang (kita) punya Kaka Bahlil Lahadalia yang cerdas, tegas dan lugas itu.

Mengutip kitab Nasrani, Ia sudah mewakili sepotong firman yang berbunyi “cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati’

Dengan segudang pengalaman yang Ia miliki sejak menjadi aktifis mahasiswa hingga menjadi menteri saat ini, tentunya bukan hal yang mustahil bahwa ‘kaka dia’ sangat mampu.

Ia adalah sosok tangguh dan ‘mambri’ (pemimpin) Indonesia timur yang bersahaja, “walk the talk’, lakukan apa yang sudah menjadi komitmennya!

Berikut adalah informasi yang dirangkum dari berbagai sumber mengenai sepak terjang Kaka Bahlil’.

  • Bendahara Umum PB HMI
  • Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (2003)
  • Pemilik PT Bersama Papua Unggul
  • Pemilik PT Dwijati Sukses
  • Pemiilik PT Rifa Capital
  • Ketua Umum HIPMI (2015–2019)
  • Menteri Investasi Republik Indonesia  (2021 sampai sekarang)

Jadi kami pikir tidak berlebihan jika Bahlil Lahadalia adalah sosok  yang bisa kita persembahkan sebagai representasi Indonesia Timur untuk kontestasi politik 2024 nanti sesuai dengan rekam jejaknya di sektor swasta dan pemerintahan.

Bicara soal kepemimpinan nasional, kami berpikir bahwa Indonesia Timur bukan anak pungut di jalan sehingga kami berhak memajukan kandidat kami di kontestasi politik nasional di 2024 nanti dan Kaka Bahlil yang muda dan energik, kami majukan untuk itu.

Perlu diingat, kita punya Kaka Bahlil saja yang saat ini ini menjadi representasi pemimpin yang kami anggap paling tepat disaat, koruptor-koruptor kelas Nusantara merebak di Indonesia Timur khususnya Tanah Papua.

Dari Indonesia Timur, Bahlil Lahadalia untuk Kandidasi 01-2024!

 

Konten Khusus – Redaksi Koreri